Efektivitas Lower Body Stretches untuk Mengurangi Nyeri Otot Gastrocnemius pada Sales Promotion Girl

  • Widhah Radhiyyah Universitas Dhyana Pura, Bali, Indonesia
  • Putu Ayu Vitalistyawati Universitas Dhyana Pura, Bali, Indonesia
  • Ni Made Rininta Adi Putri Universitas Dhyana Pura, Bali, Indonesia
  • Daryono Daryono Universitas Dhyana Pura, Bali, Indonesia
Keywords: Lower Body Stretches, Nyeri Otot Gastrocnemius, Sales Promotion Girl

Abstract

Nyeri gastrocnemius disebabkan oleh beberapa faktor yaitu aktivitas fisik yang berlebihan sehingga penggunaan otot menjadi kaku dan ketegangan terjadi pada salah satu atau beberapa bagian tubuh akibat dari posisi tubuh yang tidak ergonomis pada saat bekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas stretching lower body dalam mengurangi nyeri gastrocnemius pada sales promotion girl. Rancangan penelitian menggunakan pre-experimental dengan One Group Pre-Test & Post-Test Design. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah stretching lower body, variabel terikat adalah intensitas nyeri gastrocnemius. Teknik sampling penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 orang, yang berjenis kelamin perempuan dengan usia 22-35 tahun. Penelitian ini menggunakan uji normalitas shapiro wilk test dan didapatkan hasil nilai signifikan pada Pre-Test p = 0,006 dan Post-Test p = 0,000 yang berarti data tidak berdistribusi normal. Uji hipotesis menggunakan uji non-parametrik yaitu uji wilcoxon didapatkan hasil nilai signifikan 0,000 yang menunjukkan bahwa adanya perbedaan Pre-Test dan Post-Test adanya efektivitas pemberian latihan stretching lower body mengurangi nyeri gastrocnemius pada sales promotion girl. Dapat disimpulkan bahwa hal ini menjawab hipotesis penelitian yaitu stretching lower body dapat mengurangi nyeri gastrocnemius pada sales promotion girl di wilayah Biak provinsi Papua dengan penurunan nilai NPRS sebanyak 62,95%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aminah, S. Fahmi, F.Y, Warsono, & Mubarak, Z. (2024). Efektivitas Calf Muscle Group Stretch terhadap Peningkatan Fleksibilitas Otot Penderita Osteroatritis. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 15, 217–222. https://doi.org/10.26751/jikk.v1

Aziz, A. K., & Abidin, Z. (2024). Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Fasciitis Plantaris Dextra Dengan Ultrasound (Us), Terapi Latihan, Dan Taping. Jurnal Ilmiah Sain Dan Teknologi, 290–296.

Bagas, A. (2024). Pengaruh Stretching Lower Body Untuk Meredakan Nyeri Akibat Latihan Intensitas Tinggi. Jambura Health and Sport Journal, 6(2), 1–8.

Cristina, A. A. K. I. (2023). Hubungan Durasi Penggunaan High Heels Terhadap Nyeri Otot Gastrocnemius Pada Agency Model di Denpasar [Tesis].

Devi, Y. (2018). Perbedaan Efektivitas Intervensi Infrared Dan Plantar Fascia Stretch Dengan Intervensi Infrared Dan Calf Raises Terhadap Penurunan Nyeri Plantaris Pada Karyawan Perempuan Di Ramayana Bali Mall Dengan Sepatu Hak Tinggi. 6, 1–54. https://ojs.unud.ac.id/index.php/mifi/index

Dhiyanisa, N. R., Rahmanto, S., Lubis, Z. I., Rahim, A. F., & Rahmawati, N. A. (2024). The Effect of Static Stretching Exercise Olah Tubuh in Reducing Delayed Onset Muscle Sorees of The Gastrocnemius Muscle in Dancers in UKM Sangsekarta. Jurnal Keperawatan Dan Fisioterapi (JKF), 6(2), 274–281. https://doi.org/10.35451/jkf.v6i2.2065

Hikmah, F. U., Thamrin, Y., Wahyu, A., Russeng, S. S., Saleh, L. M., & M, A. I. (2023). Effect Of Active Stretching on Reducing Plantaris Fasciitis Pain on Sales promotion girl (Spg) Ramayana Makassar Town Square (Mtos). Journal Of Low and Sustainble Development, 11, 1–15.

Karunia, S. N. L. P. G., Adiputra, L. M. I. S. H., & Pramana, P. P. Y. (2019). Pemberian Static Stretching Exercise Dapat Meningkatkan Fungsional Punggung Bawah Pada Penjahit. Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic), 5(2), 67. https://doi.org/10.24843/jei.2019.v05.i02.p03

Kristamuliana., Novianti., & Wardania, S. (2018). Appropriate Fascia Pain Management with Active Stretching in Sales promotion girls (SPG) in Makassar City in 2017. [Tesis]. In Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi (Vol. 9, Issue 2). STIKES Panakkukang Makassar.

Laksmita, D. Y., & Mustiko, P. L. (2024). Pola Gangguan Muskuloskeletal Di Usia Produktif. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung, 12(2), 136. https://doi.org/10.47218/jkpbl.v12i2.326

Matsutani, L. A., Sousa do Espírito Santo, A. de, Ciscato, M., Yuan, S. L. K., & Marques, A. P. (2023). Global posture reeducation compared with segmental muscle stretching exercises in the treatment of fibromyalgia: a randomized controlled trial. Trials, 24(1). https://doi.org/10.1186/s13063-023-07422-w

Maulana Faisal Isra, Indasah, & Anna Novita. (2024). Static Stretching, Dynamic Stretching dan Self Mulligan Mobilization untuk Meningkatkan ROM Sendi Leher. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 15, 528–532. https://doi.org/10.33846/sf15338

Mustafa, I. C., Asfian, P., & Yunawati, I. (2020). Hubungan Tinggi Hak Sepatu, Tipe Hak Sepatu Dan Posisi Kerja Berdiri Dengan Keluhan Nyeri Kaki Pada Karyawan Wanita Matahari Department Store Brylian Plaza Kendari. Jurnal Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo, 1(1), 14–19.

Ningrum, A. M. T., & Rahayu, U. B. (2025). Management Fisioterapi Pada Kasus Plantar Faciitis Di Rumas Sakit Universitas Sebelas Maret. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 4, 1–10.

Prabashanti, N. N. D. Y., Sutadarma, I. W. G., & Andayani, ni luh nopi. (2018). Perbedaan Efektivitas Intervensi Infrared Dan Plantar Fascia Stretch Dengan Intervensi Infrared Dan Calf Raises Terhadap Penurunan Nyeri Plantaris Pada Karyawan Perempuan Di Ramayana Bali Mall Dengan Sepatu Hak Tinggi. Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia, 6, 1–4. https://ojs.unud.ac.id/index.php/mifi/index

Priatna, H., Muchlis, A. E., Amir, T. L., & Maratis, J. (2022). Hubungan Pemakaian Sepatu High Heels Dan Durasi Berdiri Terhadap Resiko Plantar Fascitiis. Jurnal Imiah Fisioterapi, 22(1), 47–52.

Qonitan, R., Nur Rohmah, A., & Kusuma Dewi, R. (2025). Hubungan antara Frekuensi Latihan Calf Raise dengan Peningkatan Kekuatan Otot Gastrocnemius pada Mahasiswa Keperawatan Anestesiologi Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta. Jurnal Ilmu Kesehatan, 2, 284–296. https://doi.org/10.62383/quwell.v2i2.2011

Rahmanto, S., Rahim, A. F., & Salmapessy, F. A. S. (2021). Hubungan Masa Pemakaian High Heels Terhadap Nyeri Otot Gastrocnemius Pasa Karyawan Sales promotion girl Di Kota Malang. Jurnal Fisioterapi Dan Rehabilitasi, 5, 1–9.

Septian, & Merijsnti. (2018). Pemakaian sepatu hak tinggi berhubungan dengan nyeri otot betis pada pramuniaga. Jurnal Biomedika Dan Kesehatan, 1, 158–163. https://doi.org/10.18051/JBiomedKes.2018.v1.158-163

Tariq, Z., Zahoor, H., Ayub, R., Abbas, A., Afzal, R., & Kamran, W. I. (2024). Association of Isolated Gastrocnemius Tightness in Patients with Heel Pain. Journal of Health and Rehabilitation Research, 4(1), 734–738. https://doi.org/10.61919/jhrr.v4i1.484

Published
2025-12-28
How to Cite
Widhah Radhiyyah, Putu Ayu Vitalistyawati, Ni Made Rininta Adi Putri, & Daryono, D. (2025). Efektivitas Lower Body Stretches untuk Mengurangi Nyeri Otot Gastrocnemius pada Sales Promotion Girl. Jurnal Olahraga Dan Kesehatan Indonesia (JOKI), 6(2), 255-262. https://doi.org/10.55081/joki.v6i2.4606

Most read articles by the same author(s)