Analisis Daya Tahan Kardiovaskuler VO2MAX Atlet BKMF Basket FIKK UNM
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya tahan kardiovaskuler (VO₂Max) atlet BKMF Basket FIKK UNM dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi nilai VO₂Max pada atlet tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian terdiri dari 20 atlet pria yang dipilih secara purposive. Pengukuran VO₂Max dilakukan menggunakan tes Bleep Test, yang merupakan tes ketahanan aerobik standar yang dapat mengukur kapasitas maksimal oksigen (VO₂Max) yang dapat digunakan tubuh selama aktivitas fisik intensitas tinggi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk menghitung rata-rata, standar deviasi, serta rentang nilai VO₂Max yang diperoleh dari sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai VO₂Max atlet BKMF Basket FIKK UNM adalah 49.7 ml/kg/min, yang tergolong dalam kategori cukup baik sesuai dengan standar kebugaran kardiovaskuler untuk atlet pria berusia 18-25 tahun. Meskipun demikian, ditemukan beberapa atlet yang memiliki nilai VO₂Max di bawah standar, yang dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kualitas latihan, pola hidup, dan faktor genetik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas latihan, terutama yang berfokus pada latihan kardiovaskuler, dapat meningkatkan daya tahan kardiovaskuler atlet dan berdampak positif pada performa mereka dalam pertandingan.
Downloads
Copyright (c) 2025 Agus Sutriawan, Muhammad Akbar Syafruddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





