Penggunaan Bahasa Indonesia Sebagai Media Interaksi dalam Kegiatan Olahraga di Sekolah
Abstract
Kegiatan olahraga di sekolah memiliki peran krusial dalam pengembangan karakter siswa. Pentingnya penggunaan bahasa Indonesia dalam interaksi selama kegiatan olahraga perlu diteliti lebih lanjut. Dalam kegiatan olahraga di sekolah, bahasa Indonesia juga berfungsi sebagai media untuk mengekspresikan ide, memberikan intruksi, dan membangun rasa kebersamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu melalui kombinasi survei tertutup dan survei terbuka. Hasil survei menunjukkan terdapat sebagian siswa yang mengalami kendala bahasa saat berinteraksi dalam kegiatan olahraga. Rata-rata kendala yang dihadapi siswa yaitu kesulitan untuk mengekspresikan diri dalam penggunaan bahasa Indonesia sebagai media interaksi. Bahasa Indonesia dalam olahraga sangat esensial, oleh sebab itu peningkatan berbahasa pada siswa mengenai bahasa Indonesia juga diperlukan untuk meminimalisir terjadinya perbedaan persepsi dan membangun interaksi yang efektif.
Downloads
Copyright (c) 2026 Nadira Syawalluna Khairunnisa Hendrawan, Naumi Mahabi Khosiana, Nisa Fauzia Arrizky, Noval Aziz Abdillah, Novy Syalwa Purnamasari, Mochamad Whilky Rizkyanfi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


