Pentingnya Kesehatan Mental dalam Bidang Olahraga: Isu dan Implikasinya pada Mahasiswa FPOK, Universitas Pendidikan Indonesia
Abstract
Kesehatan merupakan suatu hal yang dibutuhkan setiap orang, untuk menjaga kesehatan fisk maupun mental. Tak hanya bermanfaat secara fisik, olahraga juga dapat mencegah depresi dan sangat bermanfaat untuk kesehatan mental. Kesehatan mental berkaitan dengan kondisi dan perasaan seseorang, sehingga apabila kondisi mental seseorang menurun akan sangat berpengaruh pada kualitas diri seseorang. Apabila kondisi psikis, mental seseorang buruk maka karakter orang tersebut bisa negatif, begitupun sebaliknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh yang dihasilkan olahraga untuk kesehatan mental mahasiswa FPOK di Universitas Pendidikan Indonesia. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui survey sebanyak 50 orang. Hasil penelitian didapatkan bahwa olahraga untuk kesehatan mental mempunyai hubungan yang erat dan mempunyai pengaruh yang signifikan yang dimana 90% dari 50 orang yang menjawab "YA". Hal ini membuktikan bahwa olahraga berpengaruh besar terhadap tingkat kesehatan mental mahasiswa FPOK di Universitas Pendidikan Indonesia.
Downloads
Copyright (c) 2024 Putri Rinjani, Repani Rahmawati, Rangga Az-Zahra Setiawan, Muhamad Ramdan, Naura Zecca Permata, Whenda Dellina Audinni, Mochamad Whilky Rizkyanfi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


