Peran Bahasa Indonesia dalam melestarikan permainan tradisional
Abstract
Penelitian ini mengkaji peran bahasa Indonesia dalam menjaga kelestarian permainan tradisional sebagai bagian dari warisan budaya di tengah arus modernisasi. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan observasi mendalam dan wawancara terhadap generasi muda, pelaku budaya, serta pendidik. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa bahasa Indonesia secara efektif menjadi jembatan komunikasi, mempermudah pemahaman, dan mendorong partisipasi generasi muda dalam permainan tradisional. Selain itu, bahasa Indonesia memainkan peran penting dalam menyampaikan nilai-nilai budaya seperti kerja sama, ketekunan, dan penghormatan yang terkandung dalam permainan tersebut. Pendekatan ini sangat cocok untuk memperkenalkan permainan tradisional ke berbagai wilayah dengan keragaman latar belakang bahasa. Inovasi penelitian ini terletak pada integrasi aspek linguistik dengan pelestarian budaya, menghadirkan strategi baru yang menempatkan bahasa Indonesia sebagai elemen kunci dalam pelestarian. Penelitian ini juga merekomendasikan agar permainan tradisional berbasis bahasa Indonesia diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan guna memperkuat identitas budaya nasional dan meningkatkan penghargaan generasi muda terhadap tradisi lokal.
Downloads
Copyright (c) 2025 Revania Zahira Shova, Agung Nur Ramadhan, Sufi Fitriani, Fiqhal Ardiansyah, Mohamad Nauval Firdaus, Mochamad Whilky Rizkyanfi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


