Pentingnya Penggunaan Bahasa Indonesia pada Pelatih dan Atlet
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran penggunaan Bahasa Indonesia dalam komunikasi antara pelatih dan atlet di Indonesia serta dampaknya terhadap efektivitas pelatihan. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan studi kasus, penelitian ini melibatkan 3 pelatih dan 12 atlet dari berbagai klub olahraga. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia dapat meningkatkan pemahaman atlet terhadap instruksi, menciptakan lingkungan pelatihan yang positif, serta meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri mereka. Selain itu, penggunaan bahasa nasional membantu mengurangi kesalahpahaman akibat perbedaan latar belakang bahasa daerah. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya adaptasi komunikasi oleh pelatih yang mempertimbangkan variasi bahasa, termasuk bahasa gaul. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi literatur komunikasi olahraga di Indonesia dan membuka peluang untuk pengembangan strategi pelatihan yang lebih efektif.
Downloads
Copyright (c) 2025 Laras Hidayatul Alifah, Jani Windari, Bima Azri Permana, Anggun Shinta Agustina, Fregi Dwii Ariansa, Muhammad Fachrezi Diza Sulaiman, Mochamad Whilky Rizkyanfi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


