Pengaruh Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Pelatihan Olahraga di Era Digital
Abstract
Kemajuan teknologi digital telah menghadirkan perubahan signifikan dalam kegiatan pelatihan olahraga, termasuk dalam cara pelatih memberikan instruksi kepada atlet. Dalam situasi tersebut, penggunaan Bahasa Indonesia menjadi sangat penting untuk memastikan komunikasi berlangsung secara jelas, efektif, dan mudah dipahami selama pelatihan berbasis digital. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pengaruh penggunaan Bahasa Indonesia dalam pelatihan olahraga di era digital melalui kajian pustaka yang menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan. Metode yang digunakan adalah observasi literatur untuk menemukan temuan-temuan utama mengenai efektivitas penggunaan Bahasa Indonesia dalam proses pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia dapat meningkatkan motivasi atlet, memperkuat interaksi dalam komunikasi digital, memperluas akses terhadap pelatihan, serta meminimalisir kebingungan akibat penggunaan istilah asing. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan Bahasa Indonesia secara optimal berperan dalam meningkatkan pemahaman pembelajaran, kualitas komunikasi, dan efektivitas pelatihan olahraga, terutama dalam proses pembelajaran yang memanfaatkan teknologi digital.
Downloads
Copyright (c) 2026 Muhammad Naufal Ramadhan, Muhammad Faiq Fadhlul Aziz, Mochamad Whilky Rizkyanfi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


