Mengetahui Penggunaan Komunikasi Dengan Bahasa Tubuh Untuk Mendukung Instuksi Verbal Antara Pelatih dan Atlet Pencak Silat
Abstract
Komunikasi non-verbal melalui bahasa tubuh memiliki peran signifikan dalam pelatihan olahraga, termasuk Pencak Silat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran bahasa tubuh dalam meningkatkan pemahaman atlet terhadap instruksi teknis dan membangun keterikatan emosional antara pelatih dan atlet. Dengan menggunakan metode observasi dan wawancara, hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa tubuh oleh pelatih dapat memperjelas pesan yang disampaikan, mengatasi kendala dalam memahami istilah teknis, serta meningkatkan motivasi dan keterikatan emosional atlet. Selain itu, bahasa tubuh terbukti efektif dalam memfasilitasi pembelajaran gerakan kompleks, yang sering kali sulit dijelaskan secara verbal. Penelitian ini menekankan bahwa bahasa tubuh bukan hanya pelengkap, tetapi merupakan komponen integral dalam komunikasi yang efektif di pelatihan olahraga.
Downloads
Copyright (c) 2026 Raffi Akbar Al Fariz, Dentri Hidayat Supriyantini, Dzikra Putra Pratama Ansori, Dias Rizky Nurhakim, Luthfy Nulhakim, Mochamad Whilky Rizkyanfi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


