Penguatan Karakter Kejujuran pada Mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Sebagai Calon Guru
Abstract
Pendidikan karakter kejujuran pada mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi sebagai calon guru olahraga bertujuan untuk membentuk etika profesional dalam konteks pendidikan jasmani dan olahraga. Tujuan dari pendidikan karakter kejujuran ini adalah untuk mengembangkan sikap jujur, adil, dan bertanggung jawab pada mahasiswa, sehingga nantinya mereka dapat menjadi teladan yang baik bagi generasi muda. Melalui metode wawancara dan kuisioner pada mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi dengan jumlah responden 27 orang. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikatakan bahwa guru sebagai faktor utama keberhasilan pembentukan karakter pada siswa dituntut untuk memiliki karakter kejujuran yang memadai agar bisa menyampaikan bagaimana berperilaku jujur pada siswanya secara baik. Pendidikan karakter kejujuran pada mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi merupakan aspek penting dalam pembentukan calon guru olahraga yang berkualitas, beretika, dan dapat diandalkan dalam membimbing generasi muda.
Downloads
Copyright (c) 2024 Sofwan Nugraha Nur Prayoga, Satria Benthar Negara, Gilang Ramadhan, Tanto Wiyahya, Irgi Iksan Mulyana, Mochamad Whilky Rizkyanfi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


