Peran Bahasa Indonesia dalam Peningkatan Komunikasi dan Interaksi dalam Pembelajaran PJOK
Abstract
Penggunaan bahasa yang baik sangat mempengaruhi proses pembelajaran salah satunya pembelajaran PJOK karena dapat memudahkan komunikasi dan interaksi antara guru dan siswa. Salah satu bahasa yang dapat digunakan dalam pembelajaran PJOK ialah bahasa Indonesia. Dalam pembelajaran PJOK, bahasa Indonesia dapat digunakan sebagai alat untuk memahami instruksi dan aturan dalam olahraga, serta untuk berkomunikasi dengan guru dan teman saat melakukan pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuuan untuk mengetahui sejauh mana peran bahasa Indonesia dalam peningkatan komunikasi dan interaksi dalam pembelajaran PJOK. Metodel penelitianl yang ldigunakan ialah metodel survei ldengan teknikl pengumpulanl data menggunakan google form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran bahasa Indonesia sangat penting dalaml proses lpembelajaran karena dlapat membantu siswa dalaml memahamil materi yangl disampaikanl oleh lguru, selain itu penggunan bahasa Indonesia dapat membantu siswa untuk aktif, interaktif dan komunikatif ketika proses pembelajaran berlangsung.
Downloads
Copyright (c) 2024 Annas Darma Ahyan Tasita, Hilma Shofiyah, Lutfi Hakim Sofyan, Muhammad Herdi Maulana, Salsa Eka Saputri, Syahril Septian Gunawan Akbar, Mochamad Whilky Rizkyanfi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


