SURVEI KONDISI V02MAX ATLIT TARUNG DERAJAT KABUPATEN BANTUL

  • Erny Amalia Lestari Institut Teknologi Sumatera
  • Boy Sembaba Tarigan Institut Teknologi Sumatera
  • Azry Ayu Nabillah Institut Teknologi Sumatera
  • Africo Ramadhani Institut Teknologi Sumatera
  • Imam Safei Institut Teknologi Sumatera
  • Dody Tri Iwandana Universitas Mercu Buana Yogyakarta
Keywords: V02max, Atlit, Tarung Derajat

Abstract

Abstrak

 

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi V02max Atlit Tarung Derajat Kabupaten Bantul. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan metode survei. Populasi penelitian ini berjumlah 12 atlet Tarung Derajat Kabupaten Bantul. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling berjumlah 12 atlet Tarung Derajat Kabupaten Bantul. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan tes dan pengukuran. Jenis tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah Multistage Fitness Test (MFT). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan SPSS versi 25. Berdasarkan data penelitian diatas menunjukkan bahwa dari 12 atlit Tarung Derajat Kabupaten Bantul yang mengikuti test Multistage Fitness Test (MFT) untuk mengukur VO2max diperoleh hasil yaitu atlit berkategori sedang sejumlah 8 orang dan 4 atlit berkategori kurang. Jadi dapat disimpulkan bahwa mayoritas VO2max atlit Tarung Derajat Kabupaten Bantul berkategori sedang.

Kata Kunci: V02max, Atlit, Tarung Derajat

Downloads

Download data is not yet available.

References

Fadli, Z. (2014). Sejarah dan Perkembangan Beladiri Tarung Derajat. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 13(2).
Falaahudin, A., Admaja, A. T., & Iwandana, D. T. (2020). Level of physical fitness taekwondo UKM students. Quality in Sport, 6(1), 7–12. https://doi.org/10.12775/qs.2020.001
Iwandana, D. T., Falaahudin, A., & Mubarok, Z. (2021). Competitive Anxiety in Bantul District Athletes Who Have the Potential to Win Gold Medals in Porda Diy. Social Science Learning Education Journal, 06(11), 767–770. https://doi.org/10.15520/sslej.v6i11.2886
Jamaludin, J., Subakti, S., & Kusuma, L. S. W. (2019). Meningkatkan Kompetensi Pelatih Beladiri Tarung Derajat Melalui Iptek Keolahragaan. Abdi Masyarakat, 1(1). https://doi.org/10.36312/abdi.v1i1.972
Lahinda, J., Wasa, C., & Riyanto, P. (2020). Pengaruh program latihan peningkatan daya tahan jantung paru pada ukm tinju. KINESTETIK, 4(1), 7–13. https://doi.org/10.33369/jk.v4i1.10257
Prayogo, R. T., Anugrah, S. M., Falaahudin, A., Iwandana, D. T., & Festiawan, R. (2021). Pengaruh latihan mandiri dalam rangka pembatasan kegiatan masyarakat: Study kasus atlet pencak silat Kabupaten Karawang. Jurnal Keolahragaan, 9(2), 290–298. https://doi.org/10.21831/jk.v9i2.43260
Samodra, Y. T. J., & Mashud, M. (2021). Analisis kemampuan VO2max cabang olahraga beladiri. Altius: Jurnal Ilmu Olahraga Dan Kesehatan, 10(1), 78–88. https://doi.org/10.36706/altius.v10i1.13759
Sinaga, F. A., & Manalu, N. P. (2019). Pengaruh Pemberian Minuman Beroksigen Terhadap Nilai Vo2max. Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan, 3(1), 1–11. https://doi.org/10.24114/so.v3i1.13056
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development/R&D). Bandung: Alfabeta.
Suharjana. (2013). Analisis Program Kebugaran Jasmani Pada Pusat-Pusat Kebugaran Jasmani Di Yogyakarta. Medikora, XI(2), 135–149.
Suharsimi, A. (2013). Metodologi penelitian. In Bumi Aksara.
Wahyudi, A. A., Andiana, O., & Kinanti, R. G. (2020). Survei Kapasitas Daya Tahan Aerobik (Vo2Max) Menggunakan Tes Balke Pada Mahasiswa Ilmu Keolahragaan Tahun Angkatan 2018. Jurnal Sport Science, 10(1). https://doi.org/10.17977/um057v10i1p60-66
Yanti, N. (2020). Vo2max Atlet Beladiri Kalimantan Barat Persiapan Pra-PON XX. Seminar Nasional Keindonesiaan, 2(1), 220–232.
Published
2022-10-30
How to Cite
Lestari, E. A., Tarigan, B. S., Nabillah, A. A., Ramadhani, A., Safei, I., & Iwandana, D. T. (2022). SURVEI KONDISI V02MAX ATLIT TARUNG DERAJAT KABUPATEN BANTUL. Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan, 10(2), 58-62. https://doi.org/10.55081/jsbg.v10i2.672