Hubungan Asupan Zat Besi Dan Aktivitas Fisik Dengan Kebugaran Jasmani Remaja Di SMK Batik 2 Surakarta
Abstract
Kebugaran fisik adalah indikator penting dari kesehatan yang mencerminkan Kemampuan tubuh untuk menjalankan aktivitas fisik secara optimal tanpa menimbulkan rasa lelah yang berlebihan dan berhubungan dengan daya tahan kardiorespirasi. Kesehatan fisik dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti asupan zat besi dan tingkat aktivitas fisik. Dilakukannya penelitian ini untuk mengkaji hubungan konsumsi zat besi dan aktivitas fisik terhadap kebugaran jasmani pada remaja. Subjek penelitian terdiri dari 83 siswa kelas X hingga XI berumur 15–18 tahun di SMK Batik 2 Surakarta. Studi ini menerapkan desain analitik observasional dengan pendekatan potong lintang. Asupan zat besi diukur dengan metode Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), aktivitas fisik dievaluasi menggunakan International Physical Activity Questionnaire-Short Form (IPAQ-SF), dan kebugaran jasmani ditentukan melalui Multistage Fitness Test (MFT) untuk mendapatkan nilai konsumsi oksigen maksimal (VO₂ max). Analisis data dilaksanakan dengan penerapan uji korelasi Pearson dan Rank Spearman. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa mayoritas responden memiliki kebugaran fisik yang tergolong sangat rendah, tingkat aktivitas fisik yang berkisar antara sedang hingga rendah, serta variasi dalam asupan zat besi. Hasil analisis menunjukkan ada hubungan signifikan antara konsumsi zat besi dan kebugaran jasmani (p = 0,000; r = 0,653), serta terdapat hubungan antara aktivitas fisik dan kebugaran jasmani (p = 0,000; r = 0,593) dengan arah hubungan yang positif. Oleh karena itu, asupan zat besi serta kegiatan fisik memiliki peranan krusial dalam menentukan tingkat kebugaran fisik remaja.
Downloads
References
Amanda, G. S., Zulaekah, S., & Mardiyati, N. L. (2025). Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan ( JISBG ). 13.
Dewa, A. K., & Winarno, M. . (2023). Hubungan Aktivitas Fisik Terhadap Kebugaran Jasmani SMA Islam Al Ma`Arif Singosari. GYMNASIA: Jurnal Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan, 2(2), 116–129. http://jurnal.anfa.co.id/index.php/PJKR
Endrawan, I., & Martinus, M. (2023). Level of physical fitness of elementary students. Champions: Education Journal of Sport, Health, and Recreation, 1(3), 12–16. https://doi.org/10.25299/champions.v1i3
Haas, J. D., & Brownlie, T. (2021). Iron deficiency and reduced work capacity. The Journal of Nutrition, 131(2S-2), 676 –690. https://doi.org/10.1093/jn/131.2.676S
Hall, J. E., & Guyton, A. C. (2021). Guyton and Hall textbook of medical physiology (14th ed.). Elsevier.
Hardiansyah, A., Alamsah, A. W., Hinyah, I. R., & Arifin, M. (2023). Analisis Faktor Determinan Kebugaran Jasmani Remaja Putri Di Madrasah Aliyah. Journal of Nutrition College, 12(2), 144–152. https://doi.org/10.14710/jnc.v12i2.36755
Hardiansyah, A., Khasanah, A. N., & Hayati, N. (2024). Correlation between Iron Consumption, Hemoglobin Level, and Nutritional Status on the Physical Fitness of Young Women at MA Al-Irsyad Gajah. Amerta Nutrition, 8(3), 350–355. https://doi.org/10.20473/amnt.v8i3.2024.350-355
Hidayati, K. R., Soviana, E., & Mardiyati, N. L. (2016). Hubungan asupan kalsium dan zat besi dengan kejadian dismenore. Jurnal Kesehatan. https://journals.ums.ac.id/
Janssen, I., & LeBlanc, A. G. (2020). Systematic review of health benefits of physical activity. International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity, 7, 40. https://doi.org/10.1186/1479-5868-7-40
Jeki, A. G., & Isnaini, I. F. (2022). Aktivitas Fisik Pada Remaja Dengan Kegemukan; Sistematik Review. Ikesma, 18(2), 117. https://doi.org/10.19184/ikesma.v18i1.24902
Keliat, pedomanta, Lubis, A. E., & Helmi, B. (2019). Profil Tingkat Kebugaran Jasmani dan Kecukupan Gizi. Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Setelah Medan, 7(2), 46–54. https://doi.org/10.55081/jsbg.v7i2.12
Kesehatan, B. P. dan P. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Kementerian Kesehatan RI. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/
Lubis, R., Nabila, P., Nasution, N., Azzahra Lathifah, Hasraful, & Andina Fadillah. (2024). Evolusi Remaja Usia 17-19 Tahun: Analisis Pertumbuhan Dan Perkembangannya. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 7(3), 7899–7907.
Mardiyati, N. L., Firdhayani, A., & Faridha, S. N. A. (2023). Gambaran Mispersepsi Status Gizi pada Siswa SMA. Jurnal Kesehatan, 16(1). https://doi.org/https://journals.ums.ac.id/jk/article/view/18075
McArdle, W. D., Katch, F. I., & Katch, V. L. (2015). Exercise physiology: Nutrition, energy, and human performance (8th ed.). Wolters Kluwer.
Monyeki, M. A., & Moss, S. J. (2024). Relationships between iron status and selected physical fitness components. Children, 11(6), 659. https://doi.org/10.3390/children11060659
Muwakhidah. (2020). Aktivitas Fisik dan Kebugaran Jasmani pada Remaja. Program Studi Ilmu Gizi Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Olahraga Kota Surakarta, D. K. (2022). Laporan Monitoring Aktivitas Fisik Pelajar di Kota Surakarta. https://disporapar.surakarta.go.id/
Organization, W. H. (2020). WHO guidelines on physical activity and sedentary behaviour. https://www.who.int/publications/i/item/9789240015128
Ortega, F. B., Ruiz, J. R., Castillo, M. J., & Sjöström, M. (2018). Physical fitness in childhood and adolescence. International Journal of Obesity, 32(1), 1–11. https://doi.org/10.1038/sj.ijo.0803774
Prasetyo, A. F., Farapti, & Isaura, E. R. (2022). Perbedaan kadar zat besi berdasarkan metode pemasakan. Media Gizi Indonesia, 17(2). https://doi.org/10.20473/mgi.v17i2
Pretty, A., & Muwakhidah. (2017). Hubungan Asupan Zat Besi dan Kadar Hemoglobin dengan Kesegaran Jasmani pada Remaja Putri di SMA N 1 Polokarto Kabupaten Sukoharjo. https://publikasiilmiah.ums.ac.id/handle/11617/8695
Purnamasari, D. M., Lubis, L., & Gurnida, D. A. (2020). Pengaruh defisiensi zat besi dan seng terhadap perkembangan balita. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 2(4), 497–504. https://doi.org/10.25026/jsk.v2i4
Putranto, A. D., & Efendi, M. Y. (2024). Pentingnya Kebugaran Jasmani untuk Meningkatkan Kekuatan Tubuh dalam Mengikuti Kegiatan Belajar dan Mengajar Di SMP Dharma Karya UT. Universitas Muahammadiyah Jakarta, 2009–2013.
Ridho, M. R., Anggara, N., Studi, P., Jasmani, P., Mangkurat, U. L., Sipai, S., Selatan, B. K., Jasmani, K., & Voli, B. (2024). Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan ANALISIS TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PADA PESERTA DIDIK EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI DI SMA NEGERI 1 BELAWANG ANALYSIS OF THE LEVEL OF PHYSICAL FITNESS IN VOLLEYBALL EXTRACURRICULAR STUDENTS AT SMA NEGERI 1 Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan. 12, 75–85.
Sandercock, G. R. H., Voss, C., McConnell, D., & Rayner, P. (2020). Ten-year secular declines in cardiorespiratory fitness. Archives of Disease in Childhood, 95(1), 46–47. https://doi.org/10.1136/adc.2009.162933
Sriratih, A., & Muzaffar, A. (2022). Survei Tingkat Kebugaran Jasmani Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 11 Muaro Jambi Pasca Masa Pandemi. Cerdas Sifa Pendidikan, 11(2), 119–129. https://doi.org/10.22437/csp.v11i2.19712
Supriyanto, N. A., Rasyid, A., Fepriyanto, A., & Helaprahara, D. (2021). Hubungan Aktivitas Fisik Terhadap Kebugaran Jasmani dan Prestasi Akademik Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep. Jurnal Sains Keolahragaan Dan Kesehatan, 6(2), 134–144. https://doi.org/10.5614/jskk.2021.6.2.3
Surakarta, D. K. K. (2022). Laporan Tahunan Program Gizi dan Kesehatan Remaja. https://dinkes.surakarta.go.id/
Surakarta, D. P. K. (2023). Data Statistik Pendidikan Kota Surakarta Tahun 2023. https://disdik.surakarta.go.id/
Suryana, E., Hasdikurniati, A. I., Harmayanti, A. A., & Harto, K. (2022). Perkembangan Remaja Awal, Menengah Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(3), 1917–1928. https://doi.org/10.58258/jime.v8i3.3494
Wulandari, N. H., & Widiyaningsih, E. N. (2023). Hubungan asupan Fe dan aktivitas fisik dengan kejadian dismenore primer. Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 3(1), 37–44. https://journals.ums.ac.id/
Zulaekah. (2019). Ilmu Gizi Dasar dan Kesehatan Remaja. Muhammadiyah University Press.










