Perbandingan Tingkat Cedera Pada Atlet Pemula Dan Profesional Dalam Olahraga Petanque Di Sumatera Utara

Cedera Atlet Pemula Atlet Profesional Petanque Pencegahan Cedera

Authors

  • Ahmad Al Munawar
    a.almunawar16@gmail.com
    Sekolah Tinggi Olahraga Kesehatan Bina Guna Medan, Indonesia
  • Andi Nur Abady Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Indonesia, Indonesia
  • Boby Helmi Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Indonesia, Indonesia
  • Pedomanta Keliat Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna, Indonesia, Indonesia

Downloads

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat cedera antara atlet pemula dan profesional dalam olahraga petanque di Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan komparatif, yang melibatkan 24 atlet profesional yang telah mengikuti PON XXI dan 20 atlet pemula dengan pengalaman latihan selama 1 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atlet pemula lebih cenderung mengalami cedera ringan seperti keseleo pergelangan tangan dan ketegangan otot (90%), yang disebabkan oleh teknik yang salah dan kurangnya pemanasan. Sementara itu, atlet profesional mengalami cedera kronis pada ligamen, tendon, dan sendi (75%), yang disebabkan oleh intensitas latihan yang tinggi dan pengulangan gerakan yang sama. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun atlet profesional memiliki teknik yang lebih baik, mereka tetap berisiko tinggi terhadap cedera yang lebih kompleks, sementara atlet pemula lebih rentan terhadap cedera ringan. Oleh karena itu, pencegahan cedera yang meliputi teknik yang benar, pemanasan, pendinginan, dan pemulihan harus menjadi prioritas bagi kedua kelompok atlet.