PENINJAUAN MODEL PEMBINAAN GIZI OLAHRAGAWAN

  • Ratna Dewi Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
  • Ahmad Al Munawar Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
  • Liliana Puspa Sari Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Keywords: Peninjauan, Gizi, Olahragawan

Abstract

Pembentukan gizi merupakan salah satu teknik untuk mencapai prestasi olahragawan di Sumatera Utara (Sumut). Penelitian yang dilakukan adalah melakukan peninjauan terhadap model pembinaan gizi olahragawan pada cabang olahraga yang memiliki prestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON). Metode penelitian yang digunakan metode survei kualitatif. Subjek penelitian pada penelitian adalah cabang olahraga Sumatera Utara yang bertanding di Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2016 Jawa Barat yaitu peraih mendali emas terbanyak diantaranya cabang olahraga Wushu, Karate, dan Pencak Silat. Teknik perolehan data wawancara, dokumentasi, dan forum group discussion (FGD). Uji keabsahan data yaitu dengan credibility, transferability, dependability, dan confirmability. Hasil penelitian diperoleh bahwa model pembinaan gizi olahraga dilakukan dengan pemberian kebutuhan gizi yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air. Peninjauan model pembinaan diterapkan berdasarkan kebutuhan kalori atlet. Kalori atlet diukur dengan berdasarkan kebutuhan atlet dan sumber kalori diberikan dengan bahan makanan yang tepat seperti buha, sayuran, ikan, telur, daging, susu, kacangan, dan minum air yang cukup. Model gizi olahragawan dapat memberikan peran pada penampilan atlet saat pertandingan dan memperoleh prestasi seorang olahragawan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Almatsier, S., Soetardjo, S., & Soekarti, M. (2011). Gizi Seimbang dalam Daur Kehidupan. Jakarta: Kompas Gramedia.
Daryanto, Z. P. (2015). Optimalisasi asupan gizi dalam olahraga prestasi melalui carbohydrat loading. Jurnal Pendidikan Olahraga, 4(1), 101–112.
Emzir. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif Analisis Data. Jakarta: Rajawali.
FAO/WHO/UNU Expert Consultation. (2001). Human Energy Requirements. London: Food and Nutrition Division WHO.
Karmiathi, N. M. (2016). Penentuan Kebutuhan Kalori Harian pada Penderita Diabetes dengan Fuzzy Logic Metode Mamdani. Jurnal Logic, 16(3).
Latief, D., & Dkk. (2000). Pedoman Pelatihan Gizi Olahraga untuk Prestasi. Jakarta: Direktorat Gizi Masyarakat Depkessej RI.
M. Sajoto. (1995). Pembinaan Kondisi Fisik dalam Olahraga. Semarang: Dahara Prize.
Moehji, S. (2009). Ilmu Gizi 2 Penanggulangan Gizi Buruk. Jakarta: Papas Sinar Sinanti.
Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Tahron, & Usman, K. (2014). Tingkat Pengetahuan Atlet Tinju Pertina Medan tentang Gizi Seimbang. In Seminar Evaluasi Pendidikan Nasional. Semarang. Retrieved from https://conf.unnes.ac.id/index.php/snep/II/paper/viewFile/243/137
Published
2019-11-15
How to Cite
Dewi, R., Munawar, A. A., & Sari, L. P. (2019). PENINJAUAN MODEL PEMBINAAN GIZI OLAHRAGAWAN. Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan, 7(2), 61-66. https://doi.org/10.55081/jsbg.v7i2.14