Perbandingan Efektivitas Latihan Plyometric dan Resistance Training terhadap Power Otot Tungkai
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas latihan plyometric dan resistance training terhadap peningkatan power otot tungkai mahasiswa Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari 45 mahasiswa yang dibagi menjadi tiga kelompok: kelompok plyometric training, kelompok resistance training, dan kelompok kontrol, masing-masing berjumlah 15 orang. Program latihan dilaksanakan selama 8 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu. Instrumen pengukuran power otot tungkai menggunakan vertical jump test. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut Tukey dengan taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan power otot tungkai yang signifikan pada kelompok plyometric training (p < 0,05) dan kelompok resistance training (p < 0,05) dibandingkan kelompok kontrol. Perbandingan antara kedua metode latihan menunjukkan bahwa latihan plyometric menghasilkan peningkatan power otot tungkai yang lebih tinggi secara signifikan (mean difference = 4,23 cm, p < 0,05) dibandingkan resistance training. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kedua metode latihan efektif meningkatkan power otot tungkai, namun latihan plyometric lebih efektif dibandingkan resistance training dalam meningkatkan power otot tungkai pada mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi.
Downloads
Copyright (c) 2025 Hasbi Asyhari, Nurliani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





