Pengaruh Latihan Reaction Ball terhadap Kecepatan Reaksi dan Koordinasi Mata–Kaki Pemain Sepakbola SMAN Keberbakatan Olahraga Sulsel
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan Reaction Ball terhadap kecepatan reaksi dan koordinasi mata–kaki pemain sepakbola SMAN Keberbakatan Olahraga Sulawesi Selatan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain one-group pretest–posttest design. Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa yang tergabung dalam tim sepakbola sekolah. Program latihan Reaction Ball dilaksanakan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu, menggunakan tiga bentuk latihan utama yaitu reaction catch drill, foot reaction drill, dan partner bounce drill. Data diperoleh melalui tes ruler drop test untuk mengukur kecepatan reaksi dan eye–foot coordination test untuk mengukur koordinasi mata–kaki. Analisis data dilakukan dengan uji paired sample t-test menggunakan SPSS 25 dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan Reaction Ball memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kecepatan reaksi (thitung = 8,523; p = 0,000) dan koordinasi mata–kaki (thitung = 10,784; p = 0,000). Rata-rata waktu reaksi menurun dari 0,429 detik menjadi 0,363 detik (peningkatan 15,4%), sedangkan skor koordinasi meningkat dari 22,03 menjadi 26,71 (peningkatan 21,2%). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa latihan Reaction Ball efektif dalam meningkatkan kemampuan sensorimotor, khususnya kecepatan reaksi dan koordinasi mata–kaki pemain sepakbola remaja di sekolah olahraga.
Downloads
Copyright (c) 2025 Sudirman Burhanuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





