Perbandingan Kemampuan Motorik Siswa SMP Lab Unesa 3 dan SMPN 23 Surabaya
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perbandingan kemampuan motorik pada siswa laki-laki SMP Lab School UNESA 3 dengan SMPN 23 Surabaya. Metode penelitian ini adalah deskriptif-komparatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi pana penelitian ini adalah seluruh siswa laki-laki SMP Lab School unesa 3 dan SMPN 23 Surabaya. Sampel diambil secara purposive yang terdiri dari siswa laki-laki yang mengikuti pembelajaran PJOK dengan instrumen barrow motor ability test tipe 2 yang terdiri dari, Standing Board Jump (SBJ), Zig-Zag Run (ZR), dan Medicine Ball Put (MBP). Hasil analisis uji t menunjuukan bahwa siswa laki-laki SMP Lab School UNESA 3 memiliki skor rata-rata lebih tinggi pada ketiga tes, yaitu SBJ sebesar 1,58 m dibanding 1,38 m, ZR sebesar 7,53 s dibanding 8,47 s, dan MBP sebesar 6,43 m dibanding 4,89 m dengan signifikansi (p < 0,001) . Temuan ini mengindikasikan pengaruh kualitas pembelajaran PJOK, fasilitas sekolah, dan pendekatan latihan fisik terhadap kemampuan motorik siswa. Dapat disimpulkan bahwa sekolah dengan pembelajaran PJOK yang lebih terstruktur cenderung menghasilkan siswa dengan kemampuan motorik yang lebih baik.
Downloads
Copyright (c) 2025 Shelly Mutiara Haq, Nanik Indahwati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





