Analisis Daya ledak Otot Lengan pada Atlet Lempar Lembing FIKK UNM
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya ledak otot lengan pada atlet lempar lembing Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM). Daya ledak otot lengan merupakan salah satu komponen biomotorik yang berperan penting dalam menentukan keberhasilan performa lemparan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei, di mana data dikumpulkan melalui tes lempar bola ke depan menggunakan medicine ball seberat 3 kg (Overhead Medicine Ball Throw Test). Sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 atlet aktif lempar lembing FIKK UNM. Hasil uji deskriptif menunjukkan bahwa nilai daya ledak otot lengan atlet memiliki rata-rata sebesar 6,21 meter, dengan nilai minimum 5,20meter dan maksimum 7,35 meter, serta standar deviasi sebesar 0,61 meter. Selanjutnya, hasil uji persentase terhadap kategori tingkat daya ledak otot lengan menunjukkan bahwa sebanyak 2 atlet (20%) berada pada kategori sangat baik, 4 atlet (40%) pada kategori baik, 3 atlet (30%) pada kategori cukup, dan 1 atlet (10%) pada kategori kurang. Temuan ini mengindikasikan bahwa sebagian besar atlet memiliki tingkat daya ledak otot lengan dalam kategori baik hingga sangat baik. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa secara umum atlet lempar lembing FIKK UNM telah memiliki kapasitas daya ledak otot lengan yang c(Mappanyukki et al., 2024)ukup memadai, namun tetap diperlukan program latihan eksplosif yang lebih terstruktur dan periodik guna mengoptimalkan performa lemparan. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi dalam evaluasi dan pengembangan program pelatihan kekuatan spesifik pada cabang olahraga lempar lembing.
Downloads
Copyright (c) 2025 Alimin Hamzah, Muh. Ilham Aksir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





