Eksplorasi Penggunaan Storytelling Berbasis Aktivitas Gerak dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Mahasiswa PJKR: Pendekatan Kuantitatif
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode storytelling berbasis aktivitas gerak dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR). Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen yang melibatkan 55 mahasiswa PJKR sebagai responden yang terbagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berbicara (speaking) yang diberikan sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pembelajaran berbasis storytelling yang dikombinasikan dengan aktivitas gerak fisik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berbicara bahasa Inggris mahasiswa pada kelompok eksperimen. Nilai rata-rata pre-test kelompok eksperimen adalah 62,4, sedangkan post-test meningkat menjadi 76,8. Analisis statistik menggunakan paired sample t-test menghasilkan nilai p < 0,05, yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test, dan menegaskan bahwa metode storytelling berbasis aktivitas gerak efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris. Sementara itu, kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional menunjukkan peningkatan yang lebih kecil. Temuan ini mendukung penerapan pendekatan kinestetik dalam pembelajaran bahasa, terutama bagi mahasiswa PJKR yang cenderung lebih responsif terhadap aktivitas fisik. Metode ini dapat menjadi alternatif inovatif untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris di kalangan mahasiswa PJKR.
Downloads
Copyright (c) 2025 Fatin Nadifa Tarigan, Alwi Fahruzy Nasution

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





