Peningkatan Pembelajaran Gerak Dasar Lari Menggunakan Metode Bermain Kelas III B Sekolah Dasar Sawunggaling VIII389 Surabaya
Abstract
Permasalahan yang dihadapi dalam penerapan materi aktivitas gerak pada peserta didik memerlukan sebuah upaya dan metode yang tepat. Tujuan penelitian ini untuk menigkatkan pembelajaran gerak dasar lari dengan metode bermain. Metode penelitian ini menggunakan penekatan kuantitatif dan desain penelitian penelitian tindakan kelas (PTK) model Kurt Lewin. Teknik pengambilan subjek penelitian dilakukan dengan purposive sampling pada peserta didik kelas tiga SD Sawunggaling VIII Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan hasil perhitungan diperoleh rata-rata yaitu pada Siklus I 36,49%, Siklus II 48,39% dan Siklus III 74,80%. Dengan indicator pencapaian yaitu 70%, maka penelitian dalam siklus III termasuk dalam kategori tinggi. Penerapan metode bermain dalam kegiatan belajar mengajar dapat membantu peningkatan pembelajaran gerak dasar lari. Sehingga nantinya dapat berpengaruh besar pada peningkatan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Keselahan (PJOK).
Downloads
References
Arikunto. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Aryadi, D., & Daulay, D. E. (2019). Pembelajaran Gerak Dasar Lari Melalui Permainan. Jurnal Prestasi, 3(6), 87-92. Dari (https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jpsi/article/view/15900), diakses 05 Mei 2023.
Awla, Hawkar. 2014. Learning Styles and Their Relation to Teaching Styles. International Journal of Language and Linguistics, (Online). 2(3), 241-245. Dari (http://www.sciencepublishinggroup.com/j/ijll), diakses 05 Mei 2023.
Berdiati, Ika & Saefudin, Asis. 2015. Pembelajaran Efektif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
France, Robert. 2009. Introduction to Physical Education and Sport Science. Delmar: Cengange Learning.
Hamdani. 2011. Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia.
Kuncoro, I. (2013). Upaya Peningkatan Hasil Belajar Gerak Dasar Lari Cepat Dengan Metode Pembelajaran Bermain Pada Siswa Kelas V Sd Negeri Mipitan Surakarta Tahun 2012/2013. Dari (https://jurnal.uns.ac.id/smartsport/article/view/48506), diakses 5 Mei 2023.
Moerianto, E., Dewi, R., & Valianto, B. (2021). Pengaruh Metode Permainan Dan Minat Terhadap Hasil Belajar Keterampilan Gerak Dasar Lari Sekolah Dasar. Jurnal Pedagogik Olahraga, 7(1), 5-10. Dari (https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jpor/article/view/26161), diakses 05 Mei 2023.
Musthofa, B., Subroto, T., & Budiana, D. (2016). Implementasi Pendekatan Bermain Dalam Pembelajaran Aktivitas Berlari. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 1(1), 48-56. Dari (https://ejournal.upi.edu/index.php/penjas/article/view/3663), diakses 5 Mei 2023.
Nurrochmah, Siti. 2016. Tes dan Pengukuran Pendidikan Jasmani dan Keolahragaan. Malang: Universitas Negeri Malang (UM PRESS).
Podungge, R., Liputo, N., & Tumaloto, E. H. (2021). Pengaruh Metode Bermain Terhadap Kemampuan Teknik Dasar Lari Jarak Pendek. Jambura Health and Sport Journal, 3(2), 81-86. Dari (https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jhsj/article/view/11726), diakses 5 Mei 2023.
Prasetyo, A. B., & Mulyono, A. (2015). Peningkatan Hasil Belajar Gerak Dasar Lari Melalui Permainan Hijau Hitam. ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation, 4(11). Dari (https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/peshr/article/view/8535), diakses 5 Mei 2023.
Priyanto, A. (2013). Peningkatan Motivasi Belajar Gerak Dasar Lari melalui Pendekatan Bermain dalam Pembelajaran Penjas Siswa Kelas V SD I Donotirto Kretek Bantul. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 9(1). Dari (https://journal.uny.ac.id/index.php/jpji/article/view/3056), diakses 05 Mei 2023.
Rahmat, Zikrur. 2015. Atletik Dasar dan Lanjutan. Aceh: STKIP Bina Bangsa
Rosdiani, Dini. 2015. Kurikulum Pendidikan Jasmani. Bandung: Alfabeta.
Rusman. 2017. Belajar dan Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Sagala, Syaiful. 2017. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
Semiawan, Conny R. Prof.Dr.2008.Belajar dan Pembelajaran Prasekolah dan Sekolah Dasar.Jakarta:PT Index.
Septiyani, R., & Satyawan, B. (2018). Penerapan Pendekatan Bermain untuk Meningkatkan Hasil Belajar Gerak Dasar Lari. PHEDHERAL, 15(1). Dari (https://jurnal.uns.ac.id/phedheral/article/view/50578) , diakses 05 Mei 2023.
Soegito. (2002). Teori Dan Praktek Atletik.Surakarta. UNS Press.
Sukarmin, Prasetyo. 2017. Pengembangan Model Permainan untuk Pembelajaran Teknik Dasar Bola Basket di SMP. Jurnal Keolahragaan, (Online). 5(1), 12-23. Dari (http://journal.uny.ac.id/index.php/jolahraga), diakses 05 Mei 2023.
Sutrisna, J. (2017). Permainan Tradisional Anak-Anak Meningkatkan Hasil Belajar Kompetensi Gerak Dasar Lari Siswa Kelas I SD Negeri Bonangrejo Semester 1 Tahun Pelajaran 2015/2016. Jurnal Edukasi, 4(1), 1-3. Dari (https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JEUJ/article/view/5073/3744), diakses 5 Mei 2023.
Suyono & Hariyanto. 2016. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Wardana, F. A. K., & Liskustyawati, H. (2017). Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Gerak Dasar Lari Dengan Menggunakan Pendekatan Bermain. Phedheral, 14(1), 47-58. Dari (https://jurnal.uns.ac.id/phedheral/article/view/50551), diakses 5 Mei 2023.
Wiarto, Giri. 2015. Inovasi Pembelajaran Dalam Pendidikan Jasmani. Yogyakarta: Laksitas.
Copyright (c) 2023 Enrico Alvista Brilliant Arsyendi, Abdul Rachman Syam Tuasikal, Moedajanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


