Upaya Peningkatan Hasil Belajar Keterampilan Tendangan Depan Materi Pencak Silat Menggunakan Variasi Gerak Siswa Kelas IV SDN Sawungggaling VIII/389 Surabaya
Abstract
PJOK sebagai bagian integral Pendidikan memiliki peran dalam pembelajaran yang dilakukan peserta didik agar sesuai dengan teaching at right level dari aspek kognitif, afektif dan psikomotor. Tujuan penelitian ini yakni meningkatkan hasil belajar keterampilan tendangan depan materi pencak silat. Pada penerapannya diberi perlakuan dengan variasi gerak sebagai langkah awal untuk memberikan stimulus untuk mendukung perkembangan keterampilan tendangan depan. Usia sekolah dasar mempunyai aspek penting yang harus diberikan pemahaman psikomotorik yang benar sebagai tahapan belajar gerak kejenjang berikutnya. Peneliti menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dengan jumlah 30 peserta didik. Hasil dari penelitian ini yang dilakukan siklus I sampai siklus II mengalami peningkatan yang signifikan yaitu siklus I (61,78%), dan siklus II (80,88 %)
Downloads
References
Arikunto, Suhardjono, dan Supard. Penelitian Tindakan Kelas Edisi Revisi. 2015. Jakarta. PT Bumi Aksara.
Arikunto. (2018). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan (ke-3). Sinar Grafika Offest.
Hariyadi, K.S. (2003). Teknik Dasar Pencak Silat Tanding. Jakarta: PT. Dian Karya.
Harsono. (2015). Kepelatihan Olahraga Teori dan Metodologi. Jakarta: PT Remaja Rosdakarya.
Johansyah Lubis. (2004). Pencak Silat Panduan Praktis. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Kristiyanto, A. (2010). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam Pendidikan Jasmani & Keplatihan Olahraga. Surakarta: UNS Press.
Lubis, Johansyah dan Wardoyo, Hendro. (2014). Pencak Silat Edisi Kedua. Jakarta: Raja Grafindo. JMP Online Vol. 4 No. 3 Maret (2020) 99-113
Manopo, E. B., Mandagi, H. S., & Sunkudon, D. (2021). Pengaruh Gaya Mengajar Latihan Terhadap Keterampilan Teknik Tendangan Dalam Pencak Silat. PHYSICAL: Jurnal Ilmu Kesehatan Olahraga, 2(1), 9-13.
Natun, S. (2022). Peningkatkan Hasil Belajar Penjaskes Materi Bola Voli Mini Melalui Metode Drill Variasi Gerak Siswa Kelas IV Semester I Tahun Pelajaran 2021-2022 di SD Negeri 3 Jatiprahu kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek. Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah, 2(3), 451-456.
Pulu, H. A. (2020). Meningkatkan Variasi Gerak Dasar dengan Metode Pembelajaran Demonstrasi Pada Permainan Bola Kasti Siswa Kelas V SDN Inpres Rainis. Dinamika Pembelajaran, 2(2).
Rahayuni, K. (2014). Pencak Silat. Malang: Universitas Negeri Malang.
Ripandi, T., Saptani, E., & Supriyadi, T. (2017). Meningkatkan Variasi Gerak Dasar Dalam Pembelajaran Permainan Rounders Melalui Permainan Target. SpoRTIVE, 2(1), 91-100.
Sandhi, D. T., & Budiwanto, S. (2017). Perbedaan Pengaruh Latihan Menggiring Bola Menggunakan Model Variasi Dan Pengaruh Latihan Reguler Terhadap Teknik Menggiring Bola Pada Anak Latih Sekolah Sepak Bola Pabrik Gula Ngadirejo Kediri Usia 14 Tahun. Indonesia Performance Journal, 1(1).
Sandika, D., Alsaudi, A. T., & Hasani, I. (2021). Upaya Meningkatkan Keterampilan Tendangan Depan Pencak Silat Dengan Metode Latihan Plyometric. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan STKIP Kusuma Negara III (pp. 119-125).
Subagyo. (2012). Pencak Silat. Surabaya: Unesa University Press
Sudjana, N. (2014). Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung. CV Alfabeta
Sugiono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan (Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung. Alfabeta.
Suryadin, T., Sahudi, U., & Kulyana, K. (2021). Pengaruh Latihan Tendangan Ke Atas Kursi Terhadap Keterampilan Tendangan Depan Pada Ekstrakurikuler Pencak Silat Di Smk Bina Insan Mandiri. Journal RESPECS, 3(2), 45-52.
Copyright (c) 2023 Purwaningtyas Kusufa, Abdul Rachman Syam Tuasikal, Moedajanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


