Optimalisasi Performa Shooting Atlet Futsal melalui Koordinasi Latihan Plyometric dan Shooting Drill

  • Hairil Fasrah Universitas Pendidikan Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
  • Dadang Warta Candra Wira Kesuma Universitas Pendidikan Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
  • Muhammad Salabi Universitas Pendidikan Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
  • Lalu Hulfian Universitas Pendidikan Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
Keywords: Performa, Futsal, Koordinasi, Latihan, Plyometric, Shooting, Drill

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menyelidiki dampak latihan plyometric dan latihan tembakan terhadap kinerja tembakan di kalangan atlet futsal di Lombok Utara, dengan koordinasi mata-kaki dianggap sebagai faktor moderasi. Desain eksperimental faktorial 2x2 digunakan dengan 40 atlet laki-laki berusia 15–18 tahun, dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan jenis latihan dan tingkat koordinasi. Intervensi dilakukan selama delapan minggu, dengan tes pra dan pasca menggunakan Mor-Christian Shooting Test untuk mengukur kemampuan shooting dan tes tendangan dinding untuk mengukur koordinasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada semua kelompok, dengan peningkatan tertinggi pada kelompok latihan plyometric dengan koordinasi tinggi. Analisis dua arah ANOVA menunjukkan efek utama yang signifikan dari jenis latihan dan tingkat koordinasi, serta efek interaksi antara keduanya. Latihan plyometric meningkatkan daya tembakan, terutama pada atlet dengan koordinasi yang baik, sementara shooting drill meningkatkan akurasi terutama pada atlet yang sudah memiliki kontrol motorik yang baik. Temuan ini menyarankan bahwa hasil latihan dalam futsal dapat ditingkatkan ketika program disesuaikan dengan profil koordinasi atlet. Pendekatan latihan yang dipersonalisasi dan terintegrasi yang menggabungkan komponen fisik dan teknik dapat menghasilkan peningkatan kinerja yang lebih baik. Studi ini berkontribusi pada strategi optimasi kinerja dalam program pengembangan futsal remaja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Caliskan, Ö., & Arikan, S. (2021). The Effect of plyometric Training on Some Motoric and Technical Parameters in 13-15 Age Soccer Players. Turkish Journal of Sport and Exercise, 23(3), 287-296. https://doi.org/10.15314/tsed.950138.

Hulfian dan Subakti. (2022) Tingkat Validitas dan Reabilitas Instrument Tes Keterampilan Bermain Futsal. Junal Inovasi Riset Akademik. DOI:10.51878/academia.v2i1.1077

Maksum, A. (2009). Metodologi Penelitian Dalam Olahraga. Surabaya: FIK Universitas Negeri Surabaya

Maksum, A. (2012). Metodologi Penelitian Dalam Olahraga. Surabaya: FIK Universitas Negeri Surabaya.

Mimi Haetami, S. (2021). Plyometric Training untuk Meningkatkan Performa Atlet. Jurnal Keolahragaan dan Rekreasi, 9(1), 45-54.

Mulyono, M. A. (2017). Strategi Bermain Futsal yang Efektif. Journal of Physical Education, 5(3), 213-218.

Ngatman. (2001). Tes dan Pengukuran. Yogyakarta: FIK UNY.

Nuruddin, P. B. S., Sudarsono, S., & Nofitasari, D. (2024). Perbedaan Pengaruh Metode Latihan plyometric Depth Jump dan Step Up terhadap Power Otot Tungkai pada Atlet Putra Club Adios Surakarta. Indonesian Research Journal on Education, 4(4), 427–432. https://irje.org/index.php/irje

Pedoman Penulisan Tesis dan Desertasi. (2024). Program Pascasarjana. UNDIKMA

Raihan, W., Mashud, & Herita, W. (2024). Metode Meningkatkan Ketepatan Shooting Ekstrakurikuler Futsal: Systematic Literature Review. Journal of SPORT, 8(2), 859-872. https://doi.org/10.37058/sport.

Redcliff, J. (2022). plyometric Training as a Tool for Performance Enhancement. International Journal of Sports Science and Fitness, 12(4), 231-245.

Rodríguez-Lorenzo, L., et al. (2016). plyometric Training Effects on Soccer Player Performance: A Meta-Analysis. Sports Biomechanics Journal, 15(2), 221-230

Safarudin, & Jusuf, J. B. K. (2023). Pengaruh Metode plyometric terhadap Ketepatan Tendangan Siswa di Ekstrakurikuler Sepak Bola. INQUEST Journal, 2(1), 1-12. https://doi.org/10.53622/ij.v2i1.201.

Santoso, N. P. B., Sudarsono, S., & Nofitasari, D. (2024). Perbedaan Pengaruh Metode Latihan plyometric Depth Jump dan Step Up terhadap Power Otot Tungkai pada Atlet Putra Club Adios Surakarta. Indonesian Research Journal on Education, 4(4), 427-432. https://irje.org/index.php/irje.

Saputra, Y. (2019). Manfaat plyometric Box Jump dalam Mengembangkan Lompatan. Jurnal Pendidikan Olahraga, 7(2), 111-117.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2010). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Syahrastani, & Fadillah, M. E. D. (2021). The Effect of Box Jump, Double Leg Speed Hops Training and Ankle-Knuckles Coordination Against the Results of Shots on Goal of the Soccer Players. Jurnal MensSana, 6(2), 164-172. https://doi.org/10.24036/MensSana.06022021.18.

Triandini, A. A., Iyakrus, & Indrabayun, W. (2021). Pengaruh Latihan plyometric Box Jump terhadap Power Otot Tungkai pada Siswa Ekstrakurikuler Futsal. Bima Loka:Jurnal Pendidikan Jasmani, 2(1), 26-31. https://journal.unesa.ac.id/index.php/bimaloka.

Wahyudi, R., Mashud, & Warni, H. (2024). Implementasi Metode Latihan dalam Peningkatan Ketepatan Shooting Futsal Ekstrakurikuler. Journal of SPORT, 8(2), 859-872. https://doi.org/10.37058/sport.

Published
2025-06-30
How to Cite
Hairil Fasrah, Dadang Warta Candra Wira Kesuma, Muhammad Salabi, & Lalu Hulfian. (2025). Optimalisasi Performa Shooting Atlet Futsal melalui Koordinasi Latihan Plyometric dan Shooting Drill. Jurnal Olahraga Dan Kesehatan Indonesia (JOKI), 5(2), 143-153. https://doi.org/10.55081/joki.v5i2.4080