Pengaruh Modifikasi Permainan Tradisional terhadap Physical Literacy Siswa di SDN Ciranjang 04
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modifikasi permainan tradisional terhadap peningkatan physical literacy siswa di SDN Ciranjang 04. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya partisipasi aktif siswa dalam pelajaran PJOK yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang monoton dan kurang menarik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah 30 siswa kelas IV SDN Ciranjang 04. Instrumen pengumpulan data berupa angket dikotomis (Ya atau Tidak) dan tes keterampilan motorik. Perlakuan berupa modifikasi permainan tradisional seperti boy-boyan, kasti, galah asin, lompat tali, bakiak, dan bebentengan diberikan selama 16 pertemuan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat peningkatan skor rata-rata dari pretest (41,87) ke posttest (49,07). Uji hipotesis menggunakan Paired Sample T-Test menghasilkan nilai signifikansi (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan dari perlakuan terhadap literasi fisik siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modifikasi permainan tradisional efektif meningkatkan keterampilan motorik, motivasi, kepercayaan diri, serta pemahaman siswa terhadap pentingnya aktivitas fisik. Penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi guru PJOK dalam mengembangkan model pembelajaran yang menyenangkan dan berbasis budaya lokal.
Downloads
Copyright (c) 2025 Sabya Lasylki Hilmi, Ervan Kastrena, Eneng Fitri Amalia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


