Penggunaan Bahasa Indonesia sebagai Alat Komunikasi antara Atlet dan Pelatih untuk Meningkatkan Pemahaman Instruksi dan Kerja Sama Tim
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran Bahasa Indonesia dalam meningkatkan pemahaman instruksi oleh atlet serta mengeksplorasi bagaimana bahasa ini dapat memperkuat kerja sama dan rasa kebersamaan dalam tim olahraga. Subjek penelitian ini adalah pelatih dan atlet yang aktif dalam kompetisi tingkat nasional di Indonesia, dengan fokus pada cabang olahraga tim seperti sepak bola dan bola voli. Sedangkan objek penelitian adalah peran penggunaan Bahasa Indonesia dalam proses komunikasi selama pelatihan. Partisipan penelitian dipilih melalui teknik purposive sampling agar data yang diperoleh relevan dengan fokus penelitian. Penelitian ini mengungkapkan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia secara signifikan membantu meningkatkan pemahaman atlet terhadap instruksi pelatih. Dari wawancara yang dilakukan, sebagian besar atlet melaporkan bahwa penggunaan bahasa yang mereka pahami secara langsung memengaruhi kemampuan
mereka dalam menerima dan mengikuti instruksi dengan tepat. Selain itu, hasil observasi menunjukkan bahwa tim yang menggunakan Bahasa Indonesia secara konsisten dalam komunikasi internal lebih cepat beradaptasi dengan strategi yang diberikan oleh pelatih.
Downloads
Copyright (c) 2026 Reyhan Raditya Putra Putra, Deden Aditia Mulyasapah, Siti Naspiah, Arti Ramawati Seftianisa, Mochamad Whilky Rizkyanfi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


