Penggunaan Bahasa Indonesia di Pembelajaaran Jasmani dalam Pembelajaran Daring
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadapmengevaluasi efektivitas penggunaan Bahasa Indonesia dalampembelajaran jasmani secara daring, dengan fokus pada tantangan pemahaman mahasiswa terhadap materi yang disampaikan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatifdengan menggunakan metode pendekatan kuantitatif, penelitian ini melibatkan mahasiswa yang mengikutipembelajaran jasmani secara daring. Data dikumpulkanmelalui kuesioner yang menilai pemahaman mahasiswa sertapengalaman mereka dalam menerima instruksi berbahasaIndonesia. Hasil menunjukan bahwa meskipun sebagian besarmahasiswa memahami materi, beberapa mengalami kesulitanseperti teknis jaringan, suara tidak terdengar jelas, kualitasgambar tidak jelas adanya keterbatasan waktu jika aplikasitidak tidak berlangganan. Tantangan lain yang ditemukantermasuk keterbatasan interaksi langsung dan koneksi internet yang kurang stabil, yang memengaruhi efektivitaspembelajaran daring. Studi ini merekomendasikanpenggunaan media visual seperti video dan gambar untukmembantu memperjelas instruksi, serta peningkatan teknologiuntuk memperkuat kualitas pembelajaran jasmani daring.
Downloads
Copyright (c) 2026 Faiza Septia Kartika, Muhamad Fadil Toha, Alicia Shelomita Putri Suharya, Varrel Zandra Putra, Mochamad Whilky Rizkyanfi, Mochamad Whilky Rizkyanfi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


