Strategi Komunikasi dengan Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar Dalam Menigkatkan Kinerja Tim
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam komunikasi tim olahraga dalam rangka meningkatkan kinerja dan mencapai hasil optimal. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis pola komunikasi dalam tim olahraga yang anggotanya memiliki latar belakang budaya beragam. Data dikumpulkan dari berbagai jurnal akademik sebagai sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Indonesia yang jelas dan sesuai kaidah mendukung pemahaman strategi, memperlancar instruksi, dan meningkatkan kerja sama di antara anggota tim. Survei yang dilakukan menunjukkan bahwa 90% responden setuju bahwa kejelasan instruksi dalam bahasa Indonesia berkontribusi positif terhadap efektivitas latihan. Penggunaan bahasa Indonesia yang baik menciptakan rasa saling percaya dan keterbukaan, yang pada akhirnya membangun ikatan tim yang lebih kuat. Penelitian ini juga menyoroti bahwa perbedaan latar belakang budaya tidak menghalangi komunikasi, asalkan bahasa Indonesia digunakan sebagai penghubung. Temuan ini mempertegas pentingnya bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi dan pemersatu dalam tim olahraga, serta peranannya dalam mengoptimalkan kinerja tim. Harapannya, penelitian ini dapat memberikan wawasan baru bagi pembinaan dan strategi komunikasi di dunia olahraga Indonesia.
Downloads
Copyright (c) 2025 Nazilla Aminatu Zahra, Dhiyaa Rifa Naurah, Muhammad Adlin Aulia, Rendi Tri Abdussalam, Achmad Thoriq Jaelani, Mochamad Whilky Rizkyanfi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


