Meningkatkan Hasil Belajar PJOK melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning (Pbl) pada Siswa Kelas III UPT SDN 223 Gresik
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas III UPT SDN 223 Gresik pada PJOK semester genap tahun ajaran 2022/2023. Subyek penelitian ini adalah 30 siswa kelas III UPT SDN 223 Gresik, 19 laki-laki dan 11 perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan meliputi: merencanakan, mengambil tindakan, mengamati, mengevaluasi dan merefleksi. Data yang berkaitan dengan hasil belajar siswa dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas belajar siswa dan asesmen mata pelajaran PJOK. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Base Learning dalam pembelajaran PJOK dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil yang diperoleh dalam penelitian tindakan kelas ini adalah: 1). Hasil belajar siklus I ketuntasan belajar yang dicapai siswa = 57%, 2). Hasil belajar siklus ke-2 ditinjau dari ketuntasan akademik siswa = 77%. Berdasarkan data penelitian dan pembahasan dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan model problem based learning dalam pembelajaran PJOK dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III UPT SDN 223 Gresik. Umpan balik siswa sangat positif untuk mengadopsi model pembelajaran Problem Base Learning, karena siswa dapat terlibat aktif dan suasana belajar menyenangkan.
Downloads
References
Anggraeni, S. S., Muchlis, E. E., & Rusdi, R. (2017). Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Circ Pada Materi Segitiga Dan Segiempat Kelas VII SMP Negeri 6 Kota Bengkulu. Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah (JP2MS), 1(1), 94–100. https://doi.org/10.33369/jp2ms.1.1.94-100.
Arikunto, S. (2018). Prosedur Penelitian suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.
Dirgatama, C. H. A., Th, D. S., & Ninghardjanti, P. (2016). Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Dengan Mengimplementasi Program Microsoft Excel Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Mata Pelajaran Administrasi Kepegawaian Di Smk Negeri 1 Surakarta. Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran, 1(1), 36–53. https://jurnal.uns.ac.id/JIKAP/article/view/19138/15396
Hajar, N. A. (2016). Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi SMA Negeri Kebakkramat. Jurnal FKIP UNS. https://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/sosant/article/view/8449.
Harsono. (2015). Pengantar Problem-Based Learning. (2 ed.). Medika Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada.
Kemendikbudristek. (2022). Capaian Pembelajaran Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, Dan Jenjang Pendidikan Menengah Pada Kurikulum Merdeka. Kemdikbud.
Kunandar. (2018). Penelitian Tindakan Kelas. Raja Grafindo Persada.
Kurniasih, I., & Berlin, S. (2017). Ragam Pengembangan Model Pembelajaran untuk Peningkatan Profesionalitas Guru. Kata Pena.
Lestari, N. M. S. A. (2016). Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Dan Penilaian Proyek Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis IPA Siswa. Jurnal Mimbar PGSD Undiksha Volume, 4(2).
Mairani, E. (2017). Jurnal Inovasi Pembelajaran Fisika (INPAFI). Jurnal Inovasi Pembelajaran Fisika, 1(1), 7–16.
Marwati, I. (2020). Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Di Kelas V SDN 7 Konda Indri. Ojs.Uho.Ac.Id, 1(4), 122–129.
Nur, S., Pujiastuti, I. P., & Rahman, S. R. (2016). Efektivitas Model Problem Based Learning (Pbl) terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi Universitas Sulawesi Barat. Saintifik, 2(2), 133–141. https://doi.org/10.31605/saintifik.v2i2.105
Rosnah. (2017). Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil belajar PKn Siswa Sekolah Dasar. 3(4), 705–714.
Sarini, N. K., Sudana, D. N., & Riastini, P. N. (2018). Hasil Belajar Ipa Kelas IV SD di Gugus II Santalia Melalui Tutor Sebaya. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 2(2), 94. https://doi.org/10.23887/jisd.v2i2.15486
Sudarman. (2007). Problem Based Learning: Suatu Model Pembelajaran untuk Mengembangkan dan Meningkatkan Kemampuan Memecahkan Masalah. 2.
Sudjana. (2004). Penelitian Hasil Belajar Mengajar. Remaja Rosdakarya.
Sukarini, N. N. (2020). Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) Materi Permainan Bola Basket melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning. Journal of Education Action Research, 4(3), 371–377.
Suprihatiningrum, J. (2013). Strategi Pembelajaran: Teori dan Aplikasi. Ar-Ruzz Media.
Swari, P. K. W. (2015). Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Berbantuan Jobsheet Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pemrograman Web di Kelas X TKJ 4 Smk Negeri 3 Singaraja. Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika, 4(3).
Trisnawaty, F. (2017). Peningkatkan Hasil Belajar Ipa Melalui Penggunaan Metode Demonstrasi Pada Siswa Kelas IV SD. Satya Widya, 33(1), 37. https://doi.org/10.24246/j.sw.2017.v33.i1.p37-44
Wahyuni, I. G. A. W. D. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD. e-Journal PGSD Universitas Pendidikan Ganesha Mimbar PGSD, 5(2).
Woa, K. M., Utaya, S., & Susilo, S. (2018). Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah Geografi pada Siswa SMA. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, 406–411.
Copyright (c) 2023 Dwi Pangga, Bambang Ferianto Tjahyo Kuntjoro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


