Tingkat Kemampuan Motorik Kasar Murid Disabilitas Intelektual Usia 7-10 Tahun
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan motorik kasar murid disabilitas intelektual usia 7–10 tahun di SLB Negeri Mandiraja Banjarnegara. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan bersifat non-eksperimental. Subjek penelitian berjumlah 7 murid yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes menggunakan instrumen Test of Gross Motor Development–Second Edition (TGMD-2) yang terdiri atas subtes lokomotor dan kontrol objek. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa nilai rata-rata, median, modus, standar deviasi, serta distribusi frekuensi dan persentase kategori Gross Motor Quotient (GMQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik kasar murid secara umum berada pada kategori rendah, dengan dominasi kategori sangat kurang dan di bawah rata-rata. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemampuan motorik kasar murid disabilitas intelektual belum berkembang secara optimal sesuai dengan tahapan usia. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran dan latihan motorik kasar yang terencana, adaptif, dan berbasis hasil asesmen sebagai dasar pengembangan pembelajaran di Sekolah Luar Biasa.
Downloads
Copyright (c) 2026 Luri Kusuma Wardani, Erick Burhaein

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





