Efektivitas Latihan Stabilitas Inti terhadap Disabilitas dan Kapasitas Otot Trunk pada Dewasa dengan Nyeri Punggung Bawah Nonspesifik

  • Fida Nurahma Universitas Indonesia, Jawa Barat, Indonesia
  • Faizah Abdullah Djawas Universitas Indonesia, Jawa Barat, Indonesia
Keywords: Dewasa, Disabilitas, Latihan stabilitas inti, Nyeri punggung bawah nonspesifik, Otot trunk

Abstract

Nyeri Punggung Bawah (NPB) nonspesifik merupakan masalah muskuloskeletal prevalensi tinggi yang berdampak signifikan pada disabilitas dan penurunan kualitas hidup, sehingga tinjauan sistematis ini bertujuan menilai efektivitas latihan stabilitas inti terhadap disabilitas dan kapasitas otot trunk pada populasi dewasa. Penelitian ini merupakan Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA melalui pencarian literatur pada basis data Google Scholar dan Scopus (2015–2025) menggunakan kata kunci berbasis kerangka PICO. Seleksi studi dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat, serta kualitas metodologi dinilai menggunakan instrumen Joanna Briggs Institute (JBI). Analisis terhadap 10 studi menunjukkan bahwa latihan stabilitas inti secara konsisten efektif menurunkan disabilitas (skor ODI/MODQ) dan meningkatkan kapasitas otot trunk (aktivasi EMG, ketebalan otot via USG, atau kontrol PBU). Efektivitas hasil dipengaruhi oleh variasi dosis dan frekuensi yang umumnya dilakukan 3 sesi/minggu selama 4–12 minggu, serta integrasi dengan pendekatan multimodal. Keterbatasan utama SLR ini adalah pencarian literatur yang hanya melibatkan dua basis data. Latihan stabilitas inti efektif dalam menurunkan tingkat disabilitas dan memperbaiki fungsi otot trunk pada penderita NPB nonspesifik, namun diperlukan standarisasi parameter latihan untuk optimalisasi hasil klinis.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-06-30
How to Cite
Nurahma, F., & Abdullah Djawas, F. (2026). Efektivitas Latihan Stabilitas Inti terhadap Disabilitas dan Kapasitas Otot Trunk pada Dewasa dengan Nyeri Punggung Bawah Nonspesifik. Jurnal Dunia Pendidikan, 7(1), 366-379. https://doi.org/10.55081/jurdip.v7i1.5739