Pengaruh Penggunaan Stevia Sebagai Suplemen Terhadap Kadar Gula Penderita Diabetes Melitus Tipe 2
Abstract
Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan kerja insulin. Salah satu upaya pengendalian kadar gula darah adalah pengaturan pola makan dengan mengganti gula menggunakan pemanis rendah kalori. Stevia merupakan pemanis alami yang berpotensi digunakan sebagai alternatif pengganti gula bagi penderita diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan stevia sebagai suplemen terhadap kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimen one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 16 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling di wilayah kerja Puskesmas Baros, Kota Sukabumi. Intervensi berupa pemberian stevia ±5 gram per hari selama 7 hari. Hasil penelitian menunjukkan penurunan rata-rata kadar glukosa darah dari 319,44 mg/dl menjadi 269,56 mg/dl. Uji paired sample t-test menunjukkan nilai p-value 0,047 (<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa stevia berpengaruh signifikan dalam menurunkan kadar glukosa darah.
Downloads
Copyright (c) 2026 Refal Ilyas Nugraha, Amir Hamzah, Eva Martini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





