Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Kearifan Lokal Maluku untuk Meningkatkan Literasi Budaya Siswa SD di Kota Tual
Abstract
Pembelajaran literasi budaya di sekolah dasar masih cenderung bersifat konvensional sehingga kurang menarik dan belum optimal dalam meningkatkan motivasi serta pemahaman siswa terhadap budaya lokal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan serta menguji kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas media pembelajaran interaktif literasi budaya berbasis kearifan lokal Maluku pada pembelajaran IPAS kelas IV. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE dan desain Non-Equivalent Control Group Design. Subjek penelitian melibatkan 40 siswa kelas IV dan dua guru pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket motivasi belajar, angket respon guru dan siswa, serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran dinyatakan layak dengan skor rerata validasi keseluruhan sebesar 34,136 (kategori dapat digunakan tanpa revisi). Kepraktisan media pada kelas eksperimen berada pada kategori sangat praktis dengan rerata persentase respon guru 84% dan siswa 83,5%, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Efektivitas media ditunjukkan oleh peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dengan nilai N-Gain masing-masing sebesar 0,740 dan 0,717 (kategori tinggi). Dengan demikian, media pembelajaran interaktif literasi budaya berbasis kearifan lokal Maluku terbukti layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Downloads
Copyright (c) 2026 Salam Salam, A.Kachsyfur Djasim Ilyas Paenrongi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





