Pengenalan Karakteristik Anak Berkebutuhan Khusus Tunalaras (Emosional dan Perilaku) dalam Konteks Pendidikan Inklusif

  • Gabriel Pasaribu Universitas Negeri Medan
  • Agustina Nababan Universitas Negeri Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Joice Tabita Ginting Universitas Negeri Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Yoseph Hardy Napitupulu Universitas Negeri Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Yan Indra Siregar Universitas Negeri Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Ahmad Syabaruddin Universitas Negeri Medan, Sumatera Utara, Indonesia
Keywords: Anak Berkebutuhan Khusus, Pendidikan Inklusif

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengenal karakteristik anak berkebutuhan khusus tunalaras (gangguan emosional dan perilaku) dalam konteks pendidikan inklusif. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak tunalaras menghadapi hambatan utama dalam regulasi emosi, kontrol perilaku, serta interaksi sosial yang memengaruhi proses belajar. Mereka sering menunjukkan perilaku impulsif, agresif, pasif, atau mudah marah, sehingga membutuhkan strategi pembelajaran adaptif. Pendekatan individual, penggunaan media visual, penguatan positif, serta pembelajaran berbasis aktivitas terbukti lebih efektif membantu anak berpartisipasi dalam kelas inklusif. Selain itu, dukungan lingkungan sekolah yang kondusif dan penerimaan sosial sangat penting bagi perkembangan mereka. Pengenalan karakteristik anak tunarasa sejak dini membantu guru merancang strategi pembelajaran yang inklusif dan responsif. Dengan demikian, pendidikan inklusif tidak hanya menjamin akses setara, tetapi juga mendukung perkembangan akademik dan sosial-emosional anak tunalaras

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-05-07
How to Cite
Pasaribu, G., Agustina Nababan, Joice Tabita Ginting, Yoseph Hardy Napitupulu, Yan Indra Siregar, & Ahmad Syabaruddin. (2026). Pengenalan Karakteristik Anak Berkebutuhan Khusus Tunalaras (Emosional dan Perilaku) dalam Konteks Pendidikan Inklusif. Jurnal Dunia Pendidikan, 6(5), 2439-2445. https://doi.org/10.55081/jurdip.v6i5.4858

Most read articles by the same author(s)