Peranan Pendidikan dalam Mencegah Perilaku Intoleransi pada Remaja (The Role of Education in Preventing Intolerant Behavior in Adolescents)
Abstract
Meningkatnya gejala intoleransi di kalangan remaja menjadi salah satu persoalan sosial yang patut diwaspadai karena dapat mengganggu keharmonisan hidup bersama dan mengancam persatuan bangsa. Pendidikan memegang peranan penting dalam mencegah tumbuhnya sikap intoleran, baik melalui jalur formal di sekolah maupun melalui pendidikan nonformal dan informal dikeluarga sertamasyarakat. Prosespendidikanyang menekankan pada internalisasi nilai toleransi, penghargaan terhadap keragaman, serta kemampuan berpikir kritis mampu membentuk remaja yang terbuka, menghormati perbedaan, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Tulisan ini berupaya mengkaji peran pendidikan sebagai sarana pencegahan intoleransi di kalangan remaja. Metode yang digunakan berupa kajian pustaka dengan menelaah teori dan hasil penelitian yang relevan mengenai hubungan pendidikan dan pembentukan sikap toleran. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan berkontribusi besar dalam menumbuhkan kesadaran multikultural, menanamkan nilai-nilai demokratis, serta mengembangkan keterampilan sosial untuk mendukung terciptanya kehidupan yang rukun. Oleh karena itu, penguatan kurikulum yang berlandaskan nilai toleransi, keteladanan guru, serta dukungan keluarga dan lingkungan sosial merupakan faktor utama dalam menekan perilaku intoleransi di kalangan remaja.
Downloads
Copyright (c) 2026 Theresia Siagian, Febria Pasaribu, Mehran Ranieri Pasaribu, Ruth Febiola Sihotang, Intan Aprilia Sitorus, Sri Yunita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





