Obesitas Dan Stres Kerja: Studi Pada Dinamika Kesehatan Petugas Keamanan Universitas Pendidikan Indonesia
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara obesitas dan tingkat stres kerja pada tenaga keamanan. Sebanyak 46 responden diukur komposisi tubuhnya menggunakan uji InBody dan mengisi kuesioner stres kerja. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki indeks massa tubuh (IMT) pada kategori overweight hingga obesitas, sementara skor stres kerja rata-rata berada pada kategori sedang. Uji korelasi Pearson menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara indikator obesitas (IMT, persentase lemak tubuh, dan visceral fat level) dengan skor stres kerja. Analisis regresi berganda juga mengindikasikan bahwa obesitas bukan merupakan prediktor utama stres kerja. Hasil ini menegaskan bahwa tingkat obesitas tidak secara langsung memengaruhi stres kerja pada tenaga keamanan, sehingga faktor psikososial dan kondisi kerja lainnya lebih mungkin berperan dalam menentukan tingkat stres. Temuan ini penting sebagai dasar untuk merancang intervensi kesehatan kerja yang tidak hanya berfokus pada pengendalian obesitas, tetapi juga pada manajemen stres dan perbaikan faktor lingkungan kerja.
Downloads
Copyright (c) 2025 Setyo Wibowo, Tono Haryono, Tian Kurniawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





