Pengaruh Motivasi Dan Kompetensi Terhadap Peningkatan Kinerja Karyawan Dengan Kedisiplinan Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus UPT Jaringan Air Bersih Pakpak Bharat)
Abstract
Keberhasilan UPT Jaringan Air Bersih dalam mencapai target sangat bergantung pada kinerja karyawan yang efektif dan efesien. Karyawan yang memiliki kinerja yang baik dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pencapaian target perusahaan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Dalam hal ini, motivasi dan kompetensi karyawan dianggap sebagai faktor penting yang mempengaruhi kinerja mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan kompetensi terhadap peningkatan kinerja karyawan dengan kedisiplinan sebagai variabel intervening di UPT jaringan air bersih Pakpak Bharat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan data primer, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian dengan 34 responden dengan teknik non-probability sampling dengan menggunakan teknik sampling jenuh dengan menggunakan kuesioner skala likert dan diukur dengan IBM SPSS statistics 25. Berdasarkan uji path analysis pengaruh Motivasi (X1) terhadap Peningkatan Kinerja Karyawan (Y) sebesar 66,4%. Pengaruh Kompetensi (X2) terhadap peningkatan kinerja karyawan (Y) sebesar 81,3%. Pengaruh Kedisiplinan (Z) terhadap Peningkatan Kinerja Karyawan (Y) sebesar 63,8%. Pengaruh Motivasi (X1) terhadap kedisiplinan ( Z)sebesar 58,9%. Pengaruh Kompetensi (X2) terhadap kedisiplinan (Z) sebesar 58,3%. Besarnya pengaruh total dari Pengaruh Motivasi (X1) Dan Kompetensi (X2) Terhadap Peningkatan Kinerja Karyawan (Y) Dengan Kedisiplinan (Z) Sebagai Variabel Intervening Di UPT Jaringan Air Bersih Pakpak Bharat sebesar 0,775 atau 77,5%
Downloads
Copyright (c) 2025 Enjellin Banurea, Ali Musri, Yulia Tiara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





