Analisis Miskonsepsi pada Materi Fisika dalam Pembelajaran IPA Kurikulum Merdeka pada Tingkat Sekolah Menengah Pertama

  • Risalatul Muawanah Universitas Trunojoyo Madura, Jawa Timur, Indonesia
  • Fatimatus Zahro Universitas Trunojoyo Madura, Jawa Timur, Indonesia
  • Zakiyah Zakiyah Universitas Trunojoyo Madura, Jawa Timur, Indonesia
  • Silvi Eka Rahmawati Universitas Trunojoyo Madura, Jawa Timur, Indonesia
  • Amanda Setiya Oktavi Universitas Trunojoyo Madura, Jawa Timur, Indonesia
  • Septina Nuryasari Universitas Trunojoyo Madura, Jawa Timur, Indonesia
  • Nuril Badriyah Universitas Trunojoyo Madura, Jawa Timur, Indonesia
  • Guntur Bayu Samudra Universitas Trunojoyo Madura, Jawa Timur, Indonesia
  • Agus Darmawan Sugiharto Universitas Trunojoyo Madura, Jawa Timur, Indonesia
  • Herliana Puput Wulandari Universitas Trunojoyo Madura, Jawa Timur, Indonesia
  • Siti Eneng Sururiyatul Mu'aziyah Universitas Trunojoyo Madura, Jawa Timur, Indonesia
  • Supriyadi Supriyadi Universitas Musamus, Merauke, Indonesia
Keywords: Miskonsepsi, Kurikulum Merdeka, Tes Diagnostik, Pembelajaran IPA, Strategi Pembelajaran

Abstract

Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan kepada siswa untuk mempelajari materi secara mendalam sesuai dengan kompetensinya. Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) sering kali menghadapi tantangan berupa miskonsepsi terhadap konsep-konsep fisika, seperti suhu dan kalor, gerak dan gaya, serta zat dan perubahannya. Miskonsepsi muncul akibat pemahaman yang tidak menyeluruh atau penggunaan penalaran yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis miskonsepsi siswa kelas VII SMP Negeri Kamal dengan menggunakan tes diagnostik tiga tingkat (Three-tier Test). Tes ini dirancang untuk mengevaluasi pemahaman siswa, alasan di balik jawaban yang dipilih, serta tingkat keyakinan mereka terhadap jawaban tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami miskonsepsi sebesar 69% pada materi yang diujikan, terutama pada konsep suhu dan kalor. Penelitian ini memberikan panduan bagi guru untuk menyusun strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam mengatasi miskonsepsi. Penyusunan strategi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPA sekaligus menjadi referensi untuk pengembangan materi ajar yang lebih relevan.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-04-24
How to Cite
Muawanah, R., Zahro, F., Zakiyah, Z., Rahmawati, S. E., Oktavi, A. S., Nuryasari, S., Badriyah, N., Samudra, G. B., Sugiharto, A. D., Wulandari, H. P., Mu’aziyah, S. E. S., & Supriyadi, S. (2025). Analisis Miskonsepsi pada Materi Fisika dalam Pembelajaran IPA Kurikulum Merdeka pada Tingkat Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Dunia Pendidikan, 5(5), 1821-1832. https://doi.org/10.55081/jurdip.v5i5.3517