Studi pada Peserta Didik yang Memiliki Kebiasaan Berbicara Kasar di SMP Negeri 3 Sungai Raya
Abstract
Permasalahan pada penelitian ini adalah karakteristik, faktor, dampak, dan upaya yang guru BK berbicara kepada peserta didik yang memiliki kebiasaan berbicara kasar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik, faktor penyebab, dampak, dam upaya guru BK untuk mengatasi kebiasaan berbicara kasar peserta didik di SMP Negeri 3 Sungai Raya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Partisipan penelitian ialah tiga partisipan utama yang memiliki kebiasaan berbicara kasar.Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan karakteristik kebiasaan berbicara kasar pada subjek pertama dan ketiga menggunakan nama hewan dan jenis kata sifat untuk mengumpat serta memaki sedangkan subjek kedua menggunakan jenis kata kekerabatan untuk mengekspresikan emosinya. Faktor penyebab terdiri dari faktor internal yaitu memiliki kontrol emosi yang kurang baik sehingga mengekspresikan emosi melalui berbicara kasar dan faktor eksternal yaitu mengikuti kebiasaan berbicara kasar lingkungan sekitarnya. Dampaknya adalah peserta didik memiliki emosi yang tidak stabil dan negatif, memiliki sifat agresif, pemarah, tidak ramah, apatis, tidak mampu menaati aturan, menurunnya kualitas bahasa santun, serta menyebabkan anak lain mengikuti kebiasaan berbicara kasar. Upaya yang dilakukan guru BK yaitu upaya preventif dengan memberikan layanan orientasi serta informasi dan upaya kuratif dengan melakukan konseling individual kepada peserta didik.
Downloads
Copyright (c) 2025 Marcho Glenndolly Ebenezert Marpaung, Yuline, Amallia Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





