Identifikasi Bakat Atlet Bulutangkis Menggunakan Pendekatan Analitic Hierarchy Process (AHP) Method

  • Saripah Universitas Pendidikan Indonesia
  • Agus Rusdiana Universitas Pendidikan Indonesia
Keywords: AHP, Identifikasi Bakat, Bulutangkis

Abstract

Identifikasi bakat merupakan upaya yang dilakukan untuk mengetahui bakat yang dimiliki oleh bakal atau calon atlet. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kriteria dan sub-kriteria dalam identifikasi bakat atlet bulutangkis usia 12 sampai 14 tahun. Data yang dikumpulkan dan dianalisis menggunakan Analytic Hierarchy Process (AHP) dengan aplikasi expert choice. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kombinasi (mixed-methods research) dengan melakukan tinjauan pustaka dan memberikan kuesioner kepada 30 ahli bulutangkis yang ada di Jawa Barat. Penelitian ini menghasilkan sembilan sub-kriteria yang memiliki presentase yang tinggi dari hasil analisis data menggunakan AHP. Sub-kriteria tersebut adalah mesomorph (15.9%), ectomorph (11.3%), tinggi badan (10.2%), Indeks massa tubuh (9.9%), berat badan (8.3%), VO2Max (7,6%), kecepatan (7,3%), kekuatan (7,0%) dan Kelincahan (6,9%). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa mesomorph merupakan sub-kriteria yang paling penting dalam penentuan bakat atlet bulutangkis dibandingkan kriteria lainnya

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2023-10-29
How to Cite
Saripah, & Agus Rusdiana. (2023). Identifikasi Bakat Atlet Bulutangkis Menggunakan Pendekatan Analitic Hierarchy Process (AHP) Method. Jurnal Dunia Pendidikan, 4(1), 100-112. https://doi.org/10.55081/jurdip.v4i1.1455

Most read articles by the same author(s)