Pengaruh Latihan Dumbbell terhadap Kecepatan Pukulan Gyaku Tsuki pada Atlet Karate Junior
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas latihan beban dumbbell terhadap peningkatan kecepatan pukulan gyaku tsuki pada atlet karate junior. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu tipe one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 15 atlet karate junior yang mengikuti program latihan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Kecepatan pukulan diukur menggunakan instrumen berbasis waktu (detik) sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, serta uji paired sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan waktu yang signifikan dari 0,42 detik menjadi 0,36 detik (p < 0,05), yang mengindikasikan peningkatan kecepatan pukulan setelah intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan beban dumbbell efektif meningkatkan performa pukulan melalui adaptasi neuromuskular dan peningkatan kekuatan otot yang relevan dengan teknik gyaku tsuki. Latihan ini dapat direkomendasikan sebagai bagian dari program pengembangan kondisi fisik atlet karate junior.
Downloads
Copyright (c) 2026 Eka Kurnia Darisman, Yandika Fefrian Rosmi, Riga Mardhika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


