Implementasi Pendidikan Jasmani Inklusif bagi Siswa Berkebutuhan Khusus: Tinjauan Literatur Naratif
Abstract
Pendidikan jasmani inklusif menjadi pendekatan penting dalam menjamin hak belajar siswa berkebutuhan khusus di sekolah inklusi, namun implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif pelaksanaan pendidikan jasmani inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus berdasarkan temuan penelitian terdahulu. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur naratif dengan menganalisis artikel ilmiah berbahasa Indonesia yang diperoleh melalui Google Scholar pada rentang publikasi 2020–2025. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara deskriptif dan disintesis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan jasmani inklusif di Indonesia masih bervariasi dan sangat dipengaruhi oleh kesiapan guru, ketersediaan sarana prasarana, serta dukungan lingkungan sekolah. Strategi pembelajaran jasmani adaptif dan inovatif terbukti mampu meningkatkan partisipasi siswa berkebutuhan khusus, namun belum diterapkan secara merata. Dapat disimpulkan bahwa keberhasilan pendidikan jasmani inklusif memerlukan penguatan kompetensi guru, inovasi pembelajaran, serta dukungan sistemik agar pelaksanaannya berjalan efektif dan berkelanjutan.
Downloads
Copyright (c) 2026 Rivan Yohanda, Randy Putra Pratama Landa, Ahmad Latif Fadlani, Muhammad Faisal Ivanda, Abdul Aziz Purnomo Shidiq, Agus Kristiyanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


