Penggunaan Bahasa Indonesia yang Efektif dalam Pembelajaran Penjas Untuk Meningkatkan Motivasi Siswa
Abstract
Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik memiliki peranan yang signifikan dalam mendukung keberhasilan pembelajaran Pendidikan Jasmani (Penjas), terutama dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara penggunaan Bahasa Indonesia yang jelas, tepat, dan komunikatif oleh guru Penjas dengan tingkat motivasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner berbasis skala sikap. Instrumen penelitian mengukur persepsi siswa terhadap kejelasan instruksi guru serta indikator motivasi belajar yang meliputi antusiasme, keaktifan, kepercayaan diri, dan ketekunan dalam mengikuti pembelajaran Penjas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan Bahasa Indonesia oleh guru, yang ditandai dengan pemahaman instruksi yang baik dan tingginya motivasi belajar siswa. Temuan ini mengindikasikan adanya hubungan positif antara penggunaan Bahasa Indonesia yang efektif dengan peningkatan motivasi belajar dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani. Dengan demikian, penggunaan Bahasa Indonesia yang baik tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga menjadi faktor penting dalam menciptakan pembelajaran Penjas yang menarik, aman, dan bermakna bagi siswa.
Downloads
Copyright (c) 2026 Haqqi Alfani, Muhammad Rifky Maulana, Muhammad Rifky Maulana, Ghozi Amrulloh, Ghozi Amrulloh, M. Abidzar Algifari, Tarigan Anggi Yoba Adhitya, Arifa Muhammad Alfariq, Mochamad Whilky Rizkyanfi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


