Pengaruh Latihan Plyometrik dan Fleksibilitas terhadap Kinerja Smash pada Atlet Sepak Takraw
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh latihan plyometric dan fleksibilitas terhadap kinerja smash pada atlet sepak takraw. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan model faktorial 2×2 (jenis latihan × tingkat fleksibilitas). Sebanyak 40 atlet sepak takraw (usia 17–22 tahun) dibagi menjadi 4 kelompok. Intervensi berlangsung selama 8 minggu, tiga kali seminggu. Variabel dependen meliputi kekuatan smash (kecepatan dan ketinggian), serta teknik smash yang dievaluasi menggunakan tes smash kedeng. Hasil menunjukkan: (a) latihan plyometrik secara signifikan meningkatkan kinerja smash dibandingkan dengan latihan beban; (b) atlet dengan fleksibilitas tinggi memperoleh manfaat lebih besar dari latihan plyometrik; (c) pada tingkat fleksibilitas yang lebih rendah, latihan beban memberikan perbaikan yang sedikit lebih baik dalam aspek teknis; (d) interaksi yang signifikan antara jenis latihan dan fleksibilitas ditemukan. Pelatih disarankan untuk mengintegrasikan latihan plyometrik bersama program fleksibilitas khusus dalam pengembangan atlet. Studi ini berkontribusi pada literatur dengan menggabungkan aspek fisik (fleksibilitas) dan metode latihan dalam peningkatan kinerja sepak takraw.
Downloads
Copyright (c) 2026 Dicky Daulay, Daniel Aritonang, Egusti Pelawi, Balintang Sihombing, Ahmad Ginting, Yoga Pratama, Ade Manullang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


