Pengaruh Pemberian Modifikasi Alat Pembelajaran Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Tolak Peluru Pada Siswa Kelas V SD Negeri 107826 Pematang Sijonam Tahun Ajaran 2020/2021
Abstract
Metode pembelajaran yang dilakukan oleh guru belum dapat meningkatkan hasil belajar
siswa dalam materi atletik dengan pokok bahasan tolak peluru gaya ortodok, sehingga
peneliti disini menawarkan salah satu metode pembelajaran dengan menggunakan
modifikasi alat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar tolak
peluru Pada Siswa Kelas V SD Negeri 107826 Pematang Sijonam Tahun Ajaran 2020/2021.
Dengan menggunakan media modifikasi peluru Tahun Ajaran 2020-2021. Dari hasil surve
awal yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam melakukan teknik
tolakan peluru masih rendah dan hal ini berdampak pada hasil belajar siswa.
Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian quasi eksperimen. Pengumpulan
data menggunakan data awal pre-test yang di peroleh dari test tolak peluru gaya ortodok
berupa penilaian prose hasil keterampilan tolak peluru gaya ortodok. Teknik pengambilan
sampel yang digunakan adalah total sampling yaitu pada siswa Kelas V SD Negeri 107826
Pematang Sijonam Tahun Ajaran 2020/2021.
Berdasarkan hasil analisa uji-t (t-test) terhadap hasil belajar tolak peluru gaya ortodok dapat
dilihat pada data di bawah ini. Bahwa diketahui bahwa nilai
Downloads
References
Bahagia. Yoyo, dkk. (2000). Atletik. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Benny, A. M., & Hendrawan, D. (2020, March). Modification of Athlete Equipment for Basic Level Physical Education Learning. In 1st Unimed International Conference on Sport Science (UnICoSS 2019) (pp. 110-113). Atlantis Press.
Dauer dan Pangrazi .(1989). Dynamic Physical Education, school Children.
Edward, dkk. (2003). Belajar dan Pembelajaran. Medan, Fakultas Ilmu Pendidikan.
Hurlock. (1997). Psiologi Perkembangan. Erlangga. Jakarta.
IAAF/PASI. (2018). Peraturan Perlombaan Atletik. Jakarta
Muhajir. (2005). Pendididikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Bandung: Yudhistira.
Muhajir. (2007). Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan. SMA kelas X. Penerbit Erlangga. Jakarta.
---------. (2007). Pendididikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kelas VIII. Bandung :
Penerbit Yudhistira.
Nasir, Mohammad, 1998, Metode Penelitian, Jakarta : Ghalia Indonesia.
Purwanto (2011). Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sardiman, A, M. (2011). Intraksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.
Slameto, (2010). Belajar dan Faktor-faktr yang Mempengaruhi. Jakarta : Rineka Cipta.
Soepartono. (2000). Sarana dan Prasarana Olahraga. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Subroto, Toto.(2000). Pemantapan Kemampuan Mengajar. Bandung
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan (pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Suharsimi Arikunto. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : Rineka Cipta
Sukintaka.(2004). Teori Pendidikan Jasmani. Bandung: Penerbit Nuansa
Sunaryo.(1980). Atletik. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
Supandi. (1992). Strategi Belajar Mengajar Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. DEPDIKBUD. Jakarta.
Suryosubroto. B. (1997). Proses Belajar Mengajar Di sekolah. Jakarta : Rineka Cipta.
Uno.(2014). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: PT. Bumi Aksara
Wina Sanjaya. (2011). Penelitian Tindakan Kelas, Jakarta : Kencana
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


