Studi Korelasi: Hubungan antara Persepsi terhadap Gaya Rambut dan Kepercayaan Diri Pada Pemain Sepak Bola Duta FC
Abstract
Meniru gaya rambut pemain sepak bola yang diidolakan menjadi simbol identitas diri untuk menciptakan citra diri yang tangguh dan menunjukkan karakter pemain sepak bola di lapangan. Penelitian ini mengkaji hubungan antara persepsi terhadap gaya rambut dan kepercayaan diri pada pemain sepak bola Duta FC. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode korelasional. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan teknik non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling sehingga dapat ditentukan 30 pemain. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang teruji valid dan reliabel (Cronbach Alpha > 0.60) dan dianalisis dengan uji statistik deskriptif, normalitas Shapiro-Wilk, serta korelasi Spearman's Rank menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara persepsi terhadap gaya rambut dan kepercayaan diri yang dapat dilihat dari nilai signifikansi sebesar 0,201 lebih besar dari 0,05, sedangkan nilai koefisien korelasi 0,240 yang menyatakan bernilai positif. Dapat disimpulkan bahwa persepsi terhadap gaya rambut bukan menjadi faktor penentu kepercayaan diri pemain sepak bola Duta FC, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 5,76% menunjukkan kontribusi yang minimal, sedangkan nilai sebesar 94,24% kepercayaan diri yang kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain seperti penguasaan teknik, kondisi fisik, taktik tim, dukungan sosial, dan tekanan dari pelatih.
Downloads
Copyright (c) 2025 Yoli Adi Cristiyan, Supono, Danang Ari Santoso

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


