Hubungan Self Awareness dan Self Confidence dengan Tingkat Motivasi pada Siswa Ekstrakurikuler di SMA Pasundan Cikalongkulon
Abstract
Motivasi siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler olahraga sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor psikologis, termasuk kesadaran diri dan kepercayaan diri. Rendahnya motivasi dapat menghambat pengembangan potensi siswa, terutama dalam kegiatan olahraga seperti bola basket. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesadaran diri dan kepercayaan diri terhadap tingkat motivasi siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bola basket di SMA Pasundan Cikalong Kulon. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 26 siswa, dan teknik analisis data menggunakan uji korelasi Pearson serta regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kesadaran diri dan kepercayaan diri terhadap motivasi, baik secara parsial maupun simultan. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kontribusi kedua variabel bebas terhadap motivasi adalah sebesar 47%. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kesadaran dan kepercayaan diri siswa, maka semakin tinggi pula tingkat motivasinya dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola basket. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan aspek psikologis dalam pembinaan siswa melalui kegiatan olahraga.
Downloads
Copyright (c) 2025 Raihan M Ridho, Adi Rahadian, Andi Kurniawan Pratama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


