Hubungan Kebugaran Jasmani Dan Mental Siswa Untuk Meningkatkan Pembelajaran Senam Irama Pada Siswa Kelas IV Sdn Cihea
Abstract
Peneliti ini menyelidiki hubungan antara kebugaran fisik dan kebugaran mental dalam meningkatkan pembelajaran senam ritmik di antara siswa kelas empat di SDN Cihea. Senam ritmik, sebagai bagian dari pendidikan jasmani, menggabungkan gerakan ritmik dan musik untuk mendukung pengembangan keterampilan motorik, koordinasi, dan ekspresi diri. Metode eksperimen kuantitatif dan observasi langsung diterapkan selama sesi senam rutin. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa dengan kebugaran fisik yang lebih tinggi melakukan gerakan lebih efisien dan konsisten, sementara mereka yang memiliki kebugaran mental yang kuat menunjukkan peningkatan kepercayaan diri, fokus, dan kesiapan untuk berpartisipasi aktif. Kombinasi kedua aspek kebugaran tersebut secara positif memengaruhi hasil belajar, termasuk partisipasi yang lebih baik, perolehan keterampilan, dan motivasi. Latihan ritmik yang teratur dan menarik juga menumbuhkan disiplin, interaksi sosial, dan antusiasme untuk aktivitas fisik. Studi ini merekomendasikan pendekatan holistik untuk pendidikan jasmani di sekolah dasar, mengintegrasikan perkembangan fisik dan psikologis untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung, sehat, dan inklusif yang bermanfaat bagi semua siswa.
Downloads
Copyright (c) 2025 Chelsy Aspita Ramadhina, Eneng Fitri Amalia, Taupik Rochman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


