Koordinasi Mata Tangan Dan Kekuatan Otot Lengan Terhadap Hasil Shooting Petanque Jarak 7 Meter Ekstrakurikuler Upt Smpn 1 Siak Hulu
Abstract
Observasi yang dilakukan pada selama penelitian yang dilihat secara langsung dilapangan Petanque UPT SMPN 1 Siak Hulu. Tujuan untuk dapat mengetahui apakah hubungan koordinasi mata tangan terhadap kekuatan otot lengan dengan hasil ketepatan shooting jarak 7 meter pada siswa ekstarkurikuler petanque UPT SMPN 1 Siak Hulu. Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasi berganda. Populasi dan sampel penelitian ialah siswa perempuan ekstrakurikuler petanque UPT SMPN 1 Siak Hulu yang berjumlah 15 orang. Instrumen penelitian yang digunakan tes lempar tangkap bola kasti, tes kekuatan otot lengan ( push-up), tes shooting game jarak 7 meter. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dibahas pada sebelumnya, maka bahwasanya dari penjelasan dapat disimpulkan: Tidak terdapat hubungan koordinasi mata tangan pada Shooting jarak 7 meter siswa ektrakurikuler Petanque UPT SMPN 1 Siak Hulu dengan nilai rhitung= 0,262 dengan besar rtabel adalah 0,514. Tidak terdapat hubungan kekuatan otot lengan pada Shooting jarak 7 meter siswa ektrakurikuler Petanque UPT SMPN 1 Siak Hulu dengan nilai rhitung= 0,463 dengan besar rtabel adalah 0,514. Tidak terdapat hubungan koordinasi mata tangan dan kekuatan otot lengan pada Shooting jarak 7 meter siswa ektrakurikuler Petanque UPT SMPN 1 Siak Hulu dengan rhitung= 0,496 dengan besar rtabel adalah 0,514.
Downloads
Copyright (c) 2025 Ian Viandra Yudha, Mimi Yulianti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


