Implementasi Pendekatan CRT Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII B Di SMP Negeri 15 Semarang Pada Pembelajaran PJOK
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Studi ini dilaksanakan pada peserta didik kelas VIIIB SMP Negeri 15 Semarang menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Setiap siklus melibatkan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan CRT secara signifikan meningkatkan hasil belajar peserta didik, dengan rata-rata nilai meningkat dari 80,32 pada siklus 1 menjadi 94,18 pada siklus 2. Uji normalitas dan uji-t mengonfirmasi peningkatan signifikan dalam hasil belajar. Pendekatan CRT yang mengintegrasikan karakteristik budaya peserta didik menciptakan pembelajaran yang lebih relevan, sehingga memberikan dampak positif terhadap hasil belajar, motivasi, dan partisipasi aktif peserta didik dalam pembelajaran PJOK.
Downloads
Copyright (c) 2025 Ahdani Faqih Mursyidin, Buyung Kusumawardhana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


