Upaya Meningkatkan Kelincahan Tendangan Lurus Menggunakan Latihan Zig-Zag Run Pada Siswa Ekstrakurikuler Pencak Silat Sma Negeri 7 Depok
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan zig-zag run terhadap kelincahan tendangan lurus siswa ekstrakurikuler pencak silat SMA Negeri 7 Depok. Metode penelitian yang digunakan merupakan eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian diambil dari jumlah peserta didik yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pencak silat di SMA Negeri 7 depok yang berjumlah 27 siswa. Desain penelitian menggunakan one group pretest-posttest. Instrumen yang digunakan merupakan tes kelincahan tendangan lurus. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan aplikasi IBM SPSS 26 for windows. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kelincahan tendangan lurus siswa, dengan nilai mean pretest 53.33 dan nilai mean posttest 62.22 . Uji hipotesis menggunakan paired simple T test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara nilai sebelum dan sesudah treatment. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengaruh latihan zig-zag run memberikan pengaruh positif terhadap kelincahan tendangan lurus siswa ekstrakurikuler pencak silat SMA Negeri 7 Depok.
Downloads
Copyright (c) 2025 Adryka Pramudya Alfathan, Abduloh ., Astri Ayu Irawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


