Penggunaan Bahasa Indonesia Dalam Mengedukasi Pentingnya Berolahraga
Abstract
Kekhawatiran akan meningkatnya masalah kurangnya aktivitas fisik di kalangan masyarakat Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengedukasi tentang pentingnya berolahraga bagi kesehatan, Kesehatan dan olahraga memiliki hubungan erat dalam meningkatkan produktivitas manusia. seluruh lalangan masyarakat Desain penelitian kuantitatif adalah pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ilmiah untuk mengumpulkan dan menganalisis data yang bersifat numerik atau data kualitatif yang dapat diukur. Diakhir pelatihan, peserta diberi kuesioner untuk menilai keberhasilan program pengabdian. menggunakan skala Guttman dengan jawaban yang jelas, seperti benar-salah dan ya-tidak. Pengetahuan olahraga dan penggunaan bahasa Indonesia dalam pendidikan adalah komponen yang diukur. Studi menunjukkan bahwa berolahraga secara teratur dapat mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, dan obesitas. Aktivitas fisik juga dapat membantu kesehatan mental dengan mengurangi kecemasan, depresi, dan stres.1. Pengembangan fasilitas olahraga 2. Program edukasi dan Kampanye 3. Pelatihan dan Bimbingan
Downloads
Copyright (c) 2025 Muhamad Gia Laksmana, Muhammad Rizky Ramadhan Rizky, Amin Akbar Wirawan Amin, Gema Widya Permana Gema; Denis Andrea Denis, Siti Latipatul Adawiyah Siti ; Mochamad Whilky Rizkyanfi Mochamad whilky

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis bersedia memberikan hak atas publikasinya di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International. Sehingga memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas karya penulis dan publikasi dalam jurnal ini.
Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau mempublikasikannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk mengirim karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusi atau website mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran produktif, serta sebelumnya dan kutipan yang lebih besar dari karya yang diterbitkan.


